Sukses

Saat Terjadi Ledakan Bom, Apa yang Harus Dilakukan?

Saat terjadi ledakan bom di sekitar Anda, tindakan yang harus Anda lakukan haruslah tepat. Karena saat terjadi ledakan bom, nyawa Anda adalah taruhannya.

KlikDokter.com – Saat terjadi ledakan bom di sekitar Anda, waspadalah! Hari ini Jakarta digemparkan oleh serangan bom dari teroris yang tidak dikenal – tepatnya di daerah Sarinah, Thamrin, Jakarta Pusat.

Dikabarkan enam orang membawa ransel yang mencurigakan. Mereka lalu digiring ke pos polisi Sarinah untuk diperiksa. Namun, beberapa orang di antara mereka meledakkan bom di pos polisi tersebut. Sementara sisanya terlibat baku tembak sambil melarikan diri.

Para korban berjatuhan, baik dari pihak kepolisian, pengebom, hingga warga sipil yang berada di sekitar lokasi kejadian. Jika seandainya Anda berada di sekitar lokasi kejadian pengebomban tersebut, apa yang harus Anda lakukan?

1. Evakuasi

Hal paling pertama yang harus Anda lakukan adalah tetaplah tenang, dan usahakan untuk tidak panik.

Jika lokasi pengeboman berada di jalanan seperti yang terjadi di Sarinah, segera tinggalkan area tersebut secepatnya. Jika bom berada di dalam gedung, segeralah keluar dari gedung tersebut. Hindari penggunaan lift. Namun jika belum memungkinkan bagi Anda untuk keluar dari gedung tersebut, berlindunglah di bawah meja yang kokoh, dan hindari jendela.

Jika belum ada pihak berwenang yang tiba di tempat, segeralah menelepon polisi untuk memberikan informasi yang dapat berguna seputar kejadian tersebut, mulai dari dugaan orang dan barang yang mencurigakan, korban yang jatuh, bantuan kesehatan yang dibutuhkan, dan lain-lain.

Sehubungan dengan itu, ada baiknya Anda selalu menyimpan nomor telepon penting, seperti nomor kantor polisi, ambulans, dan pemadam kebakaran di saluran panggilan cepat di ponsel Anda.

Jika polisi dan pihak berwenang sudah tiba di lokasi kejadian, ikutilah proses evakuasi dengan tenang.

Selain itu, sebisa mungkin hindarkan diri Anda dari keramaian. Tempat di mana orang banyak berkumpul bisa jadi merupakan target pengeboman selanjutnya. Jauhi bangunan yang terbakar pasca bom atau tembakan, sekitar 10 blok atau 200 meter, untuk menghindari kemungkinan gas beracun dan runtuhan bangunan.

2. Pertolongan Medis

Segeralah cari pertolongan medis jika Anda mengalami perdarahan, sesak napas, batuk terus-menerus, cedera pada anggota gerak (tungkai dan lengan), sakit kepala hebat, pandangan kabur, luka bakar luas, dan gangguan pendengaran.

Jangan sepelekan gangguan kesehatan yang masih belum membaik dalam kurun waktu 24-48 jam pasca kejadian pengeboman. Segeralah merapat ke fasilitas kesehatan seperti klinik dan rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis secepatnya.

Jika cedera yang Anda alami cukup berat, segeralah pergi ke rumah sakit terdekat. Namun jika cedera yang Anda alami sedang-ringan, disarankan agar Anda memilih rumah sakit yang lebih jauh dari lokasi kejadian untuk menghindari antrean yang tidak diinginkan. Karena dokter dan perawat akan memilih untuk menangani pasien dengan keadaan yang lebih berat terlebih dahulu.

0 Komentar

Belum ada komentar