Sukses

Kenali Jenis-Jenis Sakit Tenggorokan

Ternyata, ada bermacam-macam sakit tenggorokan. Pengobatannya pun bergantung dari jenis yang Anda alami. Apa saja jenis-jenis sakit tenggorokan ini?

Rasa sakit atau nyeri tenggorokan disebabkan oleh peradangan di tenggorokan, yang disebut juga dengan faringitis. Faringitis ini dapat dipicu oleh virus maupun bakteri dan penyebab lainnya. 

Sakit tenggorokan juga dapat didefinisikan sebagai rasa tidak nyaman pada tenggorokan. 

Tenggorokan terdiri atas faring (daerah di belakang mulut), tonsil (jaringan lunak pada bagian kanan dan kiri), serta laring (kotak pita suara). 

Gejala-gejala sakit tenggorokan meliputi gatal, terbakar, kering, dan nyeri saat menelan atau berbicara. Pada keadaan ini, tenggorokan Anda mungkin berwarna kemerahan. 

Ada bermacam-macam sakit tenggorokan. Di bawah ini adalah beberapa jenis sakit tenggorokan yang bisa terjadi: 

1 dari 5 halaman

1. Virus

Ternyata mayoritas radang tenggorokan disebabkan oleh virus. Hanya sebagian kecil yang dicetuskan oleh bakteri. 

Virus penyebab faringitis ini, di antaranya virus penyebab common cold, influenza, mononukleosis, campak, cacar air, dan croup

Sementara itu, contoh bakteri penyebab radang tenggorokan adalah Streptococcus dan difteri.

Artikel lainnya: Daftar Obat untuk Anak yang Radang Tenggorokan

2 dari 5 halaman

2. Bakteri

Infeksi bakteri juga dapat menyebabkan sakit tenggorokan. Jenis bakteri yang paling umum memicu radang tenggorokan adalah Streptococcus grup A. 

Bakteri yang termasuk dalam infeksi menular seksual juga dapat mengakibatkan sakit tenggorokan. 

3 dari 5 halaman

3. Alergi

Setiap orang dapat memiliki alergi yang berbeda-beda. Misalnya, alergi terhadap serbuk sari, debu, atau bulu binatang.

Alergi ini bisa memicu reaksi seperti hidung tersumbat, mata berair, bersin, dan iritasi tenggorokan. Mukus yang berlebihan dapat mengalir ke belakang tenggorokan dan mengiritasi tenggorokan. 

4 dari 5 halaman

4. Udara Dingin

Udara kering dapat mengurangi kelembapan pada tenggorokan dan mulut sehingga menyebabkan rasa gatal dan tidak nyaman. Biasanya juga bisa terjadi pada orang yang sering berada di ruangan ber-AC.

Ketika mengalami sakit tenggorokan, apa yang Anda lakukan? Konsumsi banyak air putih, minum perasan jeruk nipis yang dicampur kecap, ataukah langsung menggunakan antibiotik?

Banyak orang beranggapan bahwa apa pun jenis dan penyebabnya, sakit tenggorokan harus diobati dulu dengan antibiotik, barulah bisa sembuh. Pemahaman ini ternyata keliru dan menyesatkan banyak orang. 

Artikel lainnya: Jenis Teh Terbaik untuk Atasi Radang Tenggorokan

Nyeri tenggorokan karena virus tidak memerlukan pengobatan dengan antibiotik, tetapi cukup dengan pengobatan suportif tergantung gejala yang dialami. Tanpa pengobatan pun, umumnya radang ini dapat sembuh dengan sendirinya dalam 5-7 hari.

Pada umumnya – walaupun tidak selalu – gejala radang tenggorokan yang ditimbulkan oleh bakteri lebih berat dibandingkan dengan virus. Selain itu, komplikasi ke jantung dan ginjal dapat muncul jika tidak ditangani dengan memadai.

Berikut adalah terapi suportif yang dapat diberikan untuk meredakan faringitis

  • Cukup tidur dan istirahatkan juga suara Anda.
  • Minum cukup air putih.
  • Makan makanan bergizi yang tidak merangsang tenggorokan, contohnya sup kaldu ayam, teh lemon madu, dan lain-lain.
  • Berkumur dengan air garam.
  • Konsumsi tablet hisap yang dapat meredakan radang tenggorokan.
  • Hindari iritan seperti asap rokok, asap kendaraan bermotor, dan bahan kimia.
  • Obat antinyeri seperti paracetamol, ibuprofen, asam mefenamat, dan lain-lain.

Lain halnya jika radang tenggorokan disebabkan oleh bakteri. Faringitis tipe ini barulah memerlukan terapi antibiotik agar dapat tuntas. Antibiotik ini pun harus diminum sampai habis. Selebihnya, dapat diberikan terapi yang sama dengan faringitis akibat virus.

Konsultasikan masalah Anda kepada dokter apabila sakit tenggorokan sampai menyebabkan demam tinggi atau berkepanjangan. 

Baca artikel lainnya mengenai sakit tenggorokan di aplikasi KlikDokter. Anda juga dapat berkonsultasi dengan dokter melalui layanan Live Chat 24 jam.

[RS]

1 Komentar