Sukses

Pentingnya DHA dan AA untuk Tumbuh Kembang Anak

DHA dan AA sering disebutkan penting untuk perkembangan otak dan tubuh anak. Baca penjelasan lengkapnya di sini.

KlikDokter.com - DHA dan AA termasuk zat gizi yang sering diutamakan dalam promosi susu atau makanan anak. Apakah keduanya memang benar-benar terbukti bermanfaat untuk perkembangan otak dan tubuh? Mari kita kenali lebih dalam!

DHA (docosahexaenoic acid) merupakan asam lemak rantai panjang, suatu asam lemak tidak jenuh yang menjadi area penelitian yang sangat menarik selama 30 tahun terakhir. DHA yang ditemukan pada ASI ini memiliki peran penting dalam struktur dan fungsi jaringan saraf, terutama jaringan saraf retina mata dan otak. Dan ternyata, terdapat akumulasi DHA yang signifikan pada jaringan saraf dan pertumbuhan otak janin selama trimester akhir serta 2 tahun pertama kehidupan.

Tak hanya pada ASI, AA dan DHA bisa didapat dari sumber nutrisi lainnya dari makanan sehari-hari seperti telur, ikan dan lainnya.

Pada trimester akhir, otak mengalami pertumbuhan sebanyak 260%, kemudian selama tahun pertama kehidupan otak melanjutkan pertumbuhan sebanyak 175%. Selanjutnya, pada tahun kedua otak tumbuh sebanyak 18%. Diketahui bahwa selama periode-periode ini DHA akan sangat banyak terakumulasi dalam jaringan otak, dan akumulasi ini tidak ditemukan pada jenis asam lemak lainnya.

Berikut adalah berbagai makanan yang menjadi sumber DHA:

  • ASI
  • Ikan seperti salmon, makerel, dan tuna
  • Minyak ikan
  • Daging merah
  • Telur
  • Beberapa bentuk alga (ganggang)

Dalam sebuah studi yang mengukur Mental Development Index (MDI) atau penilaian persepsi, kognisi, bahasa, sosial dan keterampilan anak, ditemukan bahwa bayi cukup umur yang diberikan susu yang memiliki DHA, memiliki skor MDI lebih tinggi dibandingkan grup anak yang tidak diberikan suplemen.

Lalu, bagaimana dengan AA?

AA merupakan komponen yang penting dalam perkembangan tubuh anak, terutama untuk imunitas, pembekuan darah, dan berbagai fungsi vital lain. Seperti DHA, AA juga dapat ditemukan pada ASI serta sumber makanan lain yakni daging merah, telur, dan susu.

Nah, dengan membaca fakta di atas, kecukupan asupan DHA dan AA sedari kehamilan hingga setelah lahir sudah tidak diragukan manfaatnya.

0 Komentar

Belum ada komentar