Sukses

Cegah Diare pada Anak dengan Cuci Tangan

Meski sepele, mencuci tangan dengan sabun dapat melindungi Anda maupun keluarga dari berbagai penyakit.

KlikDokter.com – Perilaku mencuci tangan dengan sabun (CTPS) tidak hanya dapat mengusir kuman, tetapi juga mencegah kematian karena penyakit diare dan infeksi saluran pernapasan akut. Di Indonesia, diperkirakan ribuan anak meninggal karena penyakit tersebut.

UNICEF mencantumkan Indonesia sebagai satu dari 15 negara dengan jumlah tertinggi kematian anak di bawah usia 5 tahun, yaitu 29.000 kasus per tahun akibat diare dan infeksi saluran pernapasan. Hal itu dikemukakan Eva Arisuci Rudjito, Head of Marketing Skin Cleansing and Body Care PT Unilever Indonesia, Tbk., pada peringatan Hari Cuci Tangan Sedunia 2015 bersama Lifebuoy di restoran Bunga Rampai, Jakarta Pusat, Kamis (15/10).

Sementara itu, temuan Riset Kesehatan Dasar (Riskedas) 2013 dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menyebut 10,2% balita di Indonesia terjangkit diare; DKI Jakarta menjadi salah satu provinsi dengan insiden diare tertinggi yakni sebanyak 8,9%. Sedangkan infeksi saluran pernapasan masuk dalam peringkat empat besar penyakit yang kerap diidap oleh balita; 21.7% insiden terjadi pada anak berusia 12-23 bulan.

Ia pun mengutip penelitian Valerie Curtis dari London School of Hygiene & Tropical, bahwa kebiasaan mencuci tangan memakai sabun menjadi tindakan preventif paling sederhana guna membantu menekan angka kematian akibat diare sekitar 47%.

Salah satu tamu undangan, dr. Koesmadi Priharto, Sp.OT, M.Kes, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, mengungkapkan bahwa program CTPS diharapkan mampu membentuk pola pikir serta perilaku masyarakat luas bahwa mencegah penyakit jauh lebih efektif daripada mengobati penyakit.

Penerapan cuci tangan yang benar adalah di bawah air mengalir yang bersih serta menggunakan sabun. Apabila telah menjadi kebiasaan bersama, penyakit diare dan infeksi saluran pernapasan akut pun dapat dicegah dalam skala yang lebih luas. 

`

0 Komentar

Belum ada komentar