Sukses

Peran Isoflavon dalam Pencegahan Osteoporosis

Isoflavon dianggap dapat membantu meningkatkan kepadatan dan kekuatan tulang. Benarkah demikian?

Amway Nutrilite

KlikDokter.com - Isoflavon merupakan suatu fitoestrogen, yakni bahan kimia dari tanaman yang memiliki beberapa efek serupa dengan hormon estrogen manusia. Karena estrogen membantu melindungi tulang dari osteoporosis, beberapa peneliti berteori bahwa isoflavon juga dapat membantu menghentikan kehilangan massa tulang pada osteoporosis.

Sumber terbaik isoflavon adalah melalui asupan makanan (tahu, kedelai, dan susu kedelai). Isoflavon yang terkandung dalam makanan tidak memberikan efek negatif seperti yang didapat dari suplemen estrogen. Hal ini tentunya bervariasi pada setiap individu. Pada orang yang memiliki riwayat tumor atau kanker yang terkait hormon, penggunaan suplemen tersebut juga perlu didiskusikan dahulu dengan dokter. Kedelai juga mengandung phytic acid, yang dapat menghalangi penyerapan kalsium dan mineral penting lainnya.

Kebanyakan studi yang dilakukan pada hewan menunjukkan bahwa isoflavon dapat mencegah pengeroposan tulang pada tikus yang diangkat indung telurnya; tikus ini merupakan model untuk osteoporosis pasca menopause.

Pada manusia, studi epidemiologi dan uji klinis acak memiliki hasil yang bertentangan karena adanya perbedaan desain penelitian, status estrogen tubuh, metabolisme isoflavon, dan faktor diet lainnya. Kebanyakan studi klinis pada manusia menunjukkan bahwa isoflavon memiliki efek positif terhadap kepadatan tulang dan biomarker pergantian tulang pada wanita pasca menopause.

Namun, efek jangka panjang penggunaan isoflavon terhadap kesehatan masih perlu dipelajari. Literatur yang tersedia saat ini belum mencukupi untuk dapat membuat perkiraan efek pengobatan dengan isoflavon, maupun rekomendasi pengobatan menggunakan isoflavon. Dibutuhkan studi klinis lebih lanjut untuk menilai peran isoflavon dalam pencegahan dan pengobatan osteoporosis pasca menopause. 

0 Komentar

Belum ada komentar