Sukses

Mengungkap Efek Samping Steroid Jika Digunakan Sembarangan

Steroid sering dijadikan jalan pintas oleh mereka yang ingin punya tubuh atletis. Namun, tahukah Anda mengenai efek samping steroid bagi kesehatan?

Dewasa ini banyak pria maupun wanita yang berusaha untuk tampil menarik, salah satunya adalah dengan melakukan olahraga untuk mendapatkan tubuh yang sempurna.

Seringkali, para mereka yang ingin membentuk otot menghalalkan berbagai cara agar impiannnya dapat tercapai, salah satunya dengan mengonsumsi steroid.

Apa itu Steroid?

Steroid adalah obat yang sering digunakan oleh dokter sebagai terapi untuk mengatasi peradangan, asma, penyakit autoimun, penyakit kulit, dan sebagainya.

Jika digunakan dengan tepat, steroid bisa memberikan efek positif bagi kesehatan. Namun, bila digunakan sembarangan, efek samping steroid bisa mengancam kesehatan Anda.

Karena itu, steroid mesti dan harus digunakan di bawah pengawasan ketat dari dokter, agar penggunanya hanya mendapat manfaat tanpa merasakan efek samping.

1 dari 2 halaman

Efek Samping Steroid bagi Kesehatan

Jika digunakan tidak pada tempatnya alias secara sembarangan, berikut ini adalah beberapa efek samping steroid yang mungkin Anda rasakan:

  • Obesitas

Terdapat beberapa jenis obat golongan steroid yang dapat menyebabkan penunpukan lemak, khususnya di sekitar perut.

Pada kasus tertentu, steroid golongan anabolik atau androgen juga dapat menyebabkan pembesaran payudara pada pria (ginekomastia).

Artikel Lainnya: Penyakit Mematikan Ini Bersumber dari Perut Buncit

  • Hormon Tidak Seimbang

Steroid dapat menurunkan produksi hormon adrenal oleh kelenjar pituitari.

Oleh karena itu, steroid yang digunakan dalam jangka panjang dan dihentikan secara mendadak akan menyebabkan kelenjar adrenal tidak memproduksi hormon kortisol dengan baik.

Hal tersebut membuat tubuh kekurangan hormon adrenal, dan mengalami gejala perubahan emosi, lemah fisik, nyeri sendi, mual, muntah, dehidrasi, dan gagal jantung

  • Osteoporosis

Efek samping steroid yang sangat mungkin terjadi akibat penggunaan yang tidak tepat adalah osteoporosis.

Osteoporosis adalah keadaan di mana massa tulang sangat rendah akibat adanya kerusakan pada jaringan di dalam tulang.

Pada Osteoporosis, terjadi penurunan kualitas tulang dan kuantitas kepadatan tulang, sehingga penderita sangat mudah mengalami patah tulang (fraktur).

  • Diabetes Melitus

Steroid jenis tertentu dapat menyebabkan lonjakan gula darah. Jika kondisi itu terjadi berkelanjutan, fungsi insulin akan menurun sehingga terjadilah penyakti diabetes melitus.

Diabetes melitus adalah penyakit metabolik yang terjadi akibat kadar gula darah sangat tinggi dan tidak terkendali.

Jika penderitanya tidak mengontrol penyakitnya dengan baik, risiko komplikasi seperti penyakit jantung koroner, stroke, gagal ginjal, gangguan mata dan saraf bisa saja terjadi.

Artikel Lainnya:5 Gejala Diabetes yang Sering Tak Disadari

  • Tekanan Darah Tinggi atau Hipertensi

Penyakit tekanan darah tinggi atau hipertensiadalah salah satu efek samping steroid yang sering terjadi tanpa disadari.

Penderita penyakit ini mesti mengendalikan penyakitnya dengan baik. Jika lalai, risiko terjadinya penyakit jantung koroner, serangan jantung dan stroke akan meningkat berkali lipat.

  • Katarak

Tidak disangka dan diduga, katarak ternyata juga menjadi salah satu efek samping steroid yang bisa Anda alami jika menggunakan obat tersebut secara sembarangan.

Katarak itu sendiri adalah setiap keadaan kekeruhan pada lensa yang dapat terjadi akibat penambahan cairan di lensa, pemecahan protein lensa, atau kedua-duanya.

Katarak adalah penyakit yang terjadi akibat adanya kekeruhan pada lensa mata. Penyakit ini merupakan penyebab utama kebutaan di seluruh dunia, yang hingga saat ini tidak dapat diobati.

  • Glaukoma

Glaukoma adalah suatu kelainan pada mata yang ditandai meningkatnya tekanan dalam bola mata, yang disertai diskus optikus menjadi cekung dan lapang pandang menjadi kecil.

Tidak disangka dan diduga, penyakit ini ternyata juga dapat terjadi sebagai efek samping steroid.

Glaukoma itu sendiri menyebabkan gejala penglihatan kabur, nyeri hebat pada mata dan kepala, mual dan mutah, mata merah dan kornea keruh.

  • Insomnia

Insomnia adalah kesukaran dalam memulai atau mempertahankan tidur. Tidak hanya akibat minum kopi berlebih, kondisi ini juga bisa terjadi akibat konsumsi steroid sembarangan.

Insomnia dapat membuat kualitas tidur penderitanya sangat berantakan, sehingga akan kesulitan untuk beraktivitas keesokan harinya.

Tidak hanya itu, insomnia yang terjadi secara jangka panjang juga dapat mengganggu fungsi organ tubuh bagian dalam.

Artikel Lainnya:Kapan Penderita Insomnia Perlu Periksa ke Dokter?

  • Depresi

Depresi adalah keadaan umum di mana terjadi pengurangan atau penurunan keadaan emosi dan mood, yang mengakibatkan gangguan dalam beraktivitas.

Dalam jangka panjang, depresi bisa membuat penderitanya sangat rentan terhadap penyakit, bahkan mampu memunculkan keinginan untuk bunuh diri.

Itulah efek samping steroid jika dikonsumsi sembarangan. Hindari efek tersebut dengan tidak membeli atau mengonsumsi steroid golongan apapun tanpa resep dari dokter.

(NB)

0 Komentar

Belum ada komentar