Sukses

4 Tips Menghadapi Kabut Asap

Dengan mengetahui buruknya pengaruh polusi udara terhadap otak, sudah sewajarnya untuk mengambil suatu tindakan aktif dalam menjaga kesehatan otak. Beberapa hal yang dapat dilakukan agar otak tetap sehat di tengah tingginya polusi udara (seperti di kota-kota besar) antara lain :

Klikdokter.com - Dengan mengetahui buruknya pengaruh polusi udara terhadap otak, sudah sewajarnya untuk mengambil suatu tindakan aktif dalam menjaga kesehatan otak. Beberapa hal yang dapat dilakukan agar otak tetap sehat di tengah tingginya polusi udara (seperti di kota-kota besar) antara lain :

  1. Tanam tumbuhan di sekitar rumah.

Cara terbaik untuk menjaga otak dari polusi adalah dengan menghilangkan polutan dari udara. Cara termudah yang dapat dilakukan adalah dengan menanam pohon atau tanaman di rumah.

  1. Pilih waktu yang tepat untuk berolahraga. 

Olahraga sebaiknya dilakukan saat kadar polusi udara tidak terlalu tinggi, yaitu pada pagi hari, sebelum kendaraan bermotor banyak beroperasi. Pertimbangkanlah kualitas udara di lingkungan anda sebelum memutuskan untuk berolah raga di tempat terbuka.

  1. Kurangi intensitas olahraga di lingkungan dengan kadar polusi yang tinggi.

Jika tingginya polusi udara tetap tidak dapat dihindari, pilihlah olahraga dengan intensitas yang lebih ringan saat melakukan olahraga di tempat terbuka, seperti lebih memilih untuk berjalan kaki daripada berlari.

  1. Hindari berolahraga di jalanan utama dengan kepadatan kendaraan yang tinggi (macet). 

Meminimalisasi paparan otak terhadap polutan berbahaya di udara dengan cara yang telah disebutkan di atas merupakan langkah yang dapat segera dilakukan untuk mencegah kerusakan otak akibat polusi udara. Lindungilah otak anda dari sekarang.

  1. Gunakan Masker

Anda mungkin tidak merasakan gejala apa-apa pada saat ini, batuk ringan, dan sesak nafas merupakan efek yang dirasakan secara langsung akibat asap polusi. Tetapi masih banyak efek yang baru akan muncul dikemudian hari seperti Penyakit Paru Obstrukf Kronik (PPOK) bahkan kanker.

0 Komentar

Belum ada komentar