Sukses

Cara Mengatasi Nyeri Tenggorokan

Tenggorokan nyeri? Terasa tidak nyaman ketika menelan? Berikut di sini kiat mengatasinya.

KlikDokter.com – Nyeri tenggorokan adalah peradangan pada tenggorokan yang menyebabkan suara serak dan juga nyeri menelan.Nyeri tenggorokan kadang merupakan gejala awal dari munculnya infeksi saluran napas bagian atas yang bisa disebabkan oleh bakteri maupun virus.

Apakah Penyebabnya?

  • Virus, 80% sakit tenggorokan disebabkan oleh virus, dapat menyebabkan demam.
  • Infeksi bakteri (juga dikenal sebagai strep throat atau infeksi virus yang menyebabkan faringitis).
  • Alergi. Alergi dapat menyebabkan iritasi tenggorokan ringan yang bersifat kronis (menetap).
  • Iritasi (misalnya merokok).
  • Kelembapan yang rendah.
  • Kurang asupan cairan.
  • Udara kering.

Setiap penyebab, memiliki ciri khas gejala tersendiri, berikut penjelasan selengkapnya di halaman selanjutnya:

1 dari 2 halaman

Cara Mengatasi Nyeri Tenggorokan

Setiap penyebab, memiliki ciri khas gejala tersendiri, di antaranya:

  • Jika penyebabnya infeksi virus:

Infeksi virus biasanya merupakan penyebab selesma (pilek) dan influenza yang kemudian mengakibatkan terjadinya radang tenggorokan. Selesma biasanya sembuh sendiri sekitar 1 minggu begitu tubuh Anda membentuk antibody melawan virus tersebut.

Pengobatan dengan antibiotik tidak akan efektif untuk mengobati infeksi virus. Sebaliknya, pemberian antibiotik dapat menimbulkan resistensi atau kekebalan kuman terhadap antibiotik. Saat kuman telah kebal oleh antibiotik tersebut, bila antibiotik kita gunakan, akan tidak ampuh lagi dalam membunuh kuman. Akibatnya, penyakit yang diderita tidak akan sembuh.

Kenali gejala umum radang tenggorokan akibat infeksi virus sebagai berikut:

  • Batuk kering.
  • Lendir berwarna terang.
  • Demam, meskipun tidak selalu.

  • Jika penyebabnya infeksi bakteri:

Infeksi bakteri memang tidak sesering infeksi virus, tetapi dampaknya bisa lebih serius. Umumnya, radang tenggorokan diakibatkan oleh bakteri jenis streptokokus. Sering kali seseorang yang menderita infeksi streptokokus karena tertular orang lain yang telah menderita radang 2-7 hari sebelumnya. Radang ini ditularkan melalui sekresi hidung atau tenggorokan.

Kenali gejala umum radang streptokokus, antara lain:

  • Tenggorokan sangat merah dengan bintik-bintik putih.
  • Kelenjar leher membengkak.
  • Demam> 38,3 derajat celcius.
  • Tidak ada batuk atau pun hidung meler.

Berikut adalah risiko komplikasi dari nyeri tenggorokan:

  • Abses tenggorokan
  • Penyakit jantung rematik akibat infeksi bakteri yang tidak diobati.
  • Kerusakan ginjal akibat infeksi bakteri yang tidak diobati.

Lalu apa yang dapat dilakukan? Berikut penanganannya:

  • Kurangi bicara.
  • Berhenti merokok.
  • Minum banyak cairan (jus buah dan air putih). Minum air putih 8-10 gelas per hari. Minuman hangat dapat menenangkan tenggorokan.
  • Minum pereda nyeri.
  • Istirahat yang cukup.

Segeralah ke dokter jika terjadi keluhan berikut ini:

Jika gejala tenggorokan Anda tidak membaik, segera berkonsultasi ke dokter jika timbul gejala-gejala seperti berikut:

  • Timbul demam setelah 1 atau 2 hari gejala membaik
  • Mual atau muntah
  • Sakit telinga
  • Ruam kulit
  • Pembengkakan kelenjar
  • Nyeri Sendi
  • Sesak napas
  • Urin berwarna gelap, ruam, atau nyeri dada

Anda dapat juga memantau kondisi kesehatan tenggorokan dengan bantuan mobile application How’s Your Throat Today? melalui smartphone Anda di sini.

0 Komentar

Belum ada komentar