Sukses

Jangan Remehkan Sakit Tenggorokan Anda!

Waspadai tanda-tanda bahaya dari sakit tenggorokan. Selengkapnya di sini bersama dr. Karin Wiradarma.

KlikDokter.com - Radang tenggorokan memang kebanyakan disebabkan oleh infeksi virus yang umumnya dapat sembuh dengan sendirinya tanpa pengobatan medis. Namun demikian, yakinkah Anda bahwa radang tenggorokan yang Anda alami disebabkan oleh virus?

Sebagian kecil radang tenggorokan disebabkan oleh bakteri streptococcus, yang pada umumnya menimbulkan gejala yang lebih berat dibandingkan radang karena virus. Radang karena bakteri tidak dapat diobati hanya dengan terapi suportif, tetapi juga memerlukan pengobatan dengan antibiotik. Antibiotik ini pun harus dikonsumsi dalam dosis dan jumlah tertentu agar bakteri tersebut dapat diberantas sampai tuntas.

Pengobatan yang tidak adekuat dapat berakibat pada tidak sembuhnya penyakit, dan juga meningkatkan risiko timbulnya komplikasi.

Pada umumnya radang streptococcus mengenai anak berusia 5-15 tahun, namun tidak menutup kemungkinan dapat dialami oleh segala usia. Berikut adalah tanda dan gejala radang tenggorokan karena bakteri yang harus Anda waspadai :

  1. Nyeri tenggorokan
  2. Sulit dan nyeri menelan
  3. Amandel bengkak, merah, dan disertai “kotoran” berwarna putih
  4. Bercak merah di langit-langit mulut
  5. Pembesaran kelenjar getah bening leher
  6. Demam
  7. Sakit kepala
  8. Ruam kemerahan pada kulit
  9. Nyeri perut, mual, dan muntah
  10. Lemas

Halaman selanjutnya menjelaskan apa yang harus dilakukan jika Anda mengalami gejala-gejala di atas.

1 dari 2 halaman

Jangan Remehkan Sakit Tenggorokan Anda!

Jika Anda mengalami tanda dan gejala tersebut, segeralah berkonsultasi kepada dokter. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan laboratorium untuk mengonfirmasi diagnosis. Pemeriksaan laboratorium tersebut dapat berupa pemeriksaan darah maupun kultur usapan tenggorokan.

Jika sudah tegak diagnosis radang tenggorokan karena streptococcus, dokter akan memberikan pengobatan – termasuk di dalamnya antibiotik. Namun ada kalanya – dalam persentasi kecil – walaupun telah mengonsumsi antibiotik, komplikasi tetap bisa muncul.

Komplikasi dapat berupa penyebaran infeksi ke amandel, sinus, kulit, darah, dan telinga. Setelah radang tenggorokan sembuh pun dapat timbul penyakit lain, yaitu demam rheuma dan radang ginjal. Demam rheuma ini dapat mengenai jantung, sendi, saraf, dan kulit.

Mencegah lebih baik daripada mengobati. Oleh karena bakteri ini sangat menular, menjaga kebersihan diri sendiri dan lingkungan sekitar sangatlah penting. Streptococcus dapat menyebar melalui udara.

Oleh karena itu, biasakan menutup hidung dan mulut ketika bersin ataupun batuk. Jangan membuang tisue bekas pakai di sembarang tempat. Hindari pula berbagi makanan atau minuman dengan orang lain. Cucilah tangan sebelum makan, setelah ke kamar kecil, memegang barang yang kotor, atau sehabis bepergian. Bersihkan meja kerja, gagang pintu, telepon genggam, tas, dan benda-benda lainnya yang berpotensi menjadi sarang kuman.

0 Komentar

Belum ada komentar