Sukses

Kenali Gaya Hidup Penyebab Radang Sendi

Radang sendi yang Anda alami bisa dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya gaya hidup yang tidak sehat. Simak penjelasan lengkapnya di sini.

H2 Health & Happiness

KlikDokter.com - Radang pada persendian atau artritis merupakan bagian dari proses degeneratif yang akan dialami oleh setiap orang ketika menua. Namun pada sebagian orang, radang sendi ini tidak hanya terkait proses penuaan dan sudah mulai terjadi pada usia yang lebih dini.

Selain dari proses penuaan, radang sendi dapat timbul akibat kombinasi beberapa faktor seperti proses autoimun, infeksi, cedera, maupun tingginya kadar asam urat. Proses peradangan sendi akibat faktor-faktor tersebut dapat dipercepat oleh faktor yang sebetulnya dapat diubah sejak dini, yakni gaya hidup yang tidak sehat.

Gaya hidup yang tidak sehat tersebut di antaranya, selengkapnya dijelaskan pada halaman selanjutnya:

1 dari 2 halaman

Kenali Gaya Hidup Penyebab Radang Sendi

H2 Health & Happiness

1. Memiliki berat badan di atas normal

Kegemukan dan obesitas dapat mempercepat terjadinya arthritis terutama jenis osteoarthritis. Sendi tubuh akan bekerja lebih keras untuk menopang beban tubuh yang berlebih, sehingga bantalan sendi cepat “aus” dan mempermudah terjadinya gesekan antar tulang. Apabila radang sendi yang terjadi adalah akibat proses autoimun, kegemukan tetap akan memperparah terjadinya radang sendi dan memperberat keluhan.

2. Melakukan gerakan yang berulang pada satu sendi

Contohnya pada musisi, pengemudi, penari, atlet profesional, dan pekerjaan lain yang memerlukan gerakan repetitif pada suatu sendi. Gerakan repetitif yang berlebihan ini dapat mempermudah terjadinya kerusakan sendi dan memicu peradangan pada sendi. Untuk itu perlu diimbangi dengan tindakan pencegahan maupun teknik yang tepat agar sendi tetap sehat.

3. Merokok

Menurut beberapa publikasi ilmiah dari Annals of the Rheumatic Diseases, merokok turut meningkatkan risiko rheumatoid arthritis. Hal ini terkait dengan interaksi antara rokok dan gen yang berperan dalam reaksi autoimun pada rheumatoid arthritis.

4. Asupan makanan yang tidak sehat

Konsumsi kalori berlebih dapat memicu peningkatan berat badan yang merupakan faktor risiko arthritis. Selanjutnya kadar asam urat berlebih dapat memicu arthritis pirai (gout). Bila ini yang menjadi kasus Anda, batasi konsumsi makanan yang tinggi purin seperti ikan sarden, kerang, kepiting, udang, daging sapi, jeroan, serta minuman beralkohol. (Baca: Inilah Daftar Makanan Tinggi Asam Urat)

5. Kurangnya aktivitas fisik

Aktivitas fisik seperti olahraga tidak memicu radang sendi jika dilakukan dengan tepat, olahraga justru akan meningkatkan kekuatan otot sehingga sendi dapat disangga dengan baik. Perhatikan pijakan Anda dan hindari permukaan yang terlalu keras agar gaya tumbukan yang mempengaruhi sendi tungkai tidak terlalu berat.

0 Komentar

Belum ada komentar