Sukses

Hal yang Harus Dilakukan Ketika Nyeri Sendi Menyerang

Jangan biarkan nyeri sendi yang Anda rasakan menghambat aktivitas Anda. Ketahuilah cara-cara mengatasinya di sini!

H2 Health & Happiness

KlikDokter.com - Nyeri yang timbul akibat radang sendi (arthritis) umumnya berlangsung secara kronik atau dalam jangka waktu lama. Terkadang nyeri datang dan pergi sebelum Anda dapat memahami pola kekambuhannya.

Konsumsi obat rutin mungkin juga belum mampu mengatasi keluhan Anda. Lantas, apa yang harus dilakukan jika nyeri sendi menyerang?

Jika Anda belum pernah berobat terkait dengan radang sendi Anda, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter mengenai keluhan Anda.

Ceritakan riwayat kesehatan dan pengobatan apa saja yang pernah Anda terima, lalu tanyakan jenis radang sendi yang Anda alami agar Anda dapat memahami dengan baik terapi dan penyebabnya. Sementara itu jika nyeri menyerang, Anda dapat melakukan hal-hal berikut di rumah, seperti yang dijelaskan pada halaman berikut ini:

1 dari 2 halaman

Hal yang Harus Dilakukan Ketika Nyeri Sendi Menyerang

H2 Health & Happiness

1. Kompres panas atau dingin

Kompres panas membantu mengurangi ketegangan otot, sementara kompres dingin membantu mengurangi nyeri dan radang. Hindari kontak langsung antara panas atau dingin dengan kulit agar kulit tidak terluka. Sebaiknya gunakan kompres khusus atau handuk untuk ditempelkan ke kulit.

2. Latihan fisik

Bila terdapat rasa kaku, lakukan peregangan secara perlahan hingga Anda merasakan otot-otot daerah tersebut meregang, tahan selama 5-10 detik, lalu ulangi sebanyak 5 kali. Hindari mengibaskan sendi yang nyeri. Bila terdapat pembengkakan pada sendi, lakukan latihan secara perlahan dengan frekuensi yang lebih sedikit, sesuai kemampuan Anda.

3. Konsumsi obat anti nyeri

Beberapa jenis anti nyeri seperti acetaminophen atau ibuprofen dapat membantu mengurangi rasa nyeri pada sendi. Terdapat pula anti nyeri dalam bentuk krim yang mengandung capsaicin untuk membantu meredakan gejala. Konsultasikan dengan dokter Anda mengenai obat-obat yang telah Anda gunakan tersebut.

4. Bernapaslah dengan baik

Tarik napas dalam dengan perut Anda, lalu hembuskan secara perlahan, lakukan berulang kali. Teknik pengaturan napas dapat menurunkan level stres akibat nyeri, sehingga Anda pun menjadi lebih rileks.

5. Jangan pendam keluhan Anda

Nyeri kronik dapat memicu stres emosional hingga depresi pada beberapa orang. Utarakan pada keluarga, orang terdekat, atau orang yang mengalami keluhan serupa mengenai hal-hal yang mengganggu pikiran Anda. Stres emosional dapat memperberat rasa nyeri. Untuk itu, berpikirlah positif dan tanamkan bahwa Andalah yang memegang kendali atas tubuh Anda.

Bila nyeri tersebut muncul berulang kali dan tidak teratasi dengan pengobatan Anda saat ini, segera konsultasikan dengan dokter agar perjalanan penyakit dapat dievaluasi kembali disertai penanganan yang paling tepat untuk Anda.

0 Komentar

Belum ada komentar