Sukses

Jangan Anggap Remeh Batuk Berdarah!

Anda harus segera memeriksakan diri ke dokter jika mengalami batuk berdarah, terutama bila disertai oleh gejala-gejala tertentu. Apa saja gejala-gejala tersebut?

Permen WOODS

KlikDokter.com - Batuk berdarah (hemoptisis) bisa menjadi pertanda adanya penyakit serius.

Darah yang keluar saat batuk berasal dari saluran napas atau paru-paru. Biasanya darah disertai oleh gelembung udara dan lendir, dan berwarna merah cerah.

Batuk berdarah dapat disebabkan oleh infeksi paru-paru (tuberkulosis, pneumonia, bronkitis), kanker, trauma, gagal jantung kongestif, dan penyakit autoimun.

Batuk berdarah berbeda dengan perdarahan dari mulut, tenggorokan, atau saluran cerna. Maka dari itu, Anda harus segera memeriksakan diri ke dokter untuk menentukan sumber perdarahannya, terutama jika disertai gejala berikut ini, selengkapnya di halaman selanjutnya:

1 dari 2 halaman

Jangan Anggap Remeh Batuk Berdarah!

Permen WOODS

Gejala yang Menandakan Anda Wajib ke Dokter:

  • Jumlah darah lebih dari satu sendok makan.
  • Nyeri dada, demam, sesak napas, penurunan berat badan, dan kehilangan nafsu makan.
  • Ada perdarahan pada urin dan tinja.

Untuk mendiagnosis, dokter akan melakukan wawancara medis secara menyeluruh, pemeriksaan fisik, dan beberapa pemeriksaan seperti pemeriksaan dahak dan darah, rontgen dada, bronkoskopi, atau CT scan.

Sebaiknya tidak menunda-nunda untuk memeriksakan diri ke dokter. Batuk berdarah membutuhkan penanganan secepatnya, karena jika tidak diobati akan semakin parah dan dapat berakibat fatal.

Setelah pemeriksaan dan menemukan penyebabnya, dokter mungkin akan memberikan obat-obatan untuk menghentikan perdarahan, antibiotik (jika penyebabnya infeksi), kemoterapi (jika penyebabnya kanker), dan transfusi darah (jika kadar Hemoglobin < 8 g/dl), dan sebagainya.

Mereka yang mengalami batuk darah pada umumnya harus menjalani perawatan di rumah sakit untuk dilakukan evaluasi dan menangani perdarahannya.

0 Komentar

Belum ada komentar