Sukses

Seberapa Amankah Penggunaan Obat Kolesterol?

Tak sedikit orang yang mengonsumsi obat-obatan untuk menurunkan kadar kolesterol. Namun, seberapa amankah penggunaan obat kolesterol?

Obat Generik Hexpharm Jaya

KlikDokter.com  - Banyak yang merasa khawatir ketika baru saja didiagnosis dengan hiperkolesterolemia (peningkatan kadar kolesterol di dalam darah). Bagaimana tidak? Kadar kolesterol yang berlebih merupakan salah satu penyebab utama penyakit jantung dan stroke. Meskipun Anda tak dapat memutar balik waktu, namun Anda dapat mengontrol kadar kolesterol Anda.

Saat ini sudah banyak pengobatan yang aman dan baik untuk mengatasi peningkatan kadar kolesterol. Obat-obatan tersebut dapat secara langsung menurunkan risiko serangan jantung, stroke, dan kematian. Akan tetapi, gaya hidup sehat tetap merupakan lini terdepan untuk melawan kadar kolesterol tinggi.

Bagi sebagian orang, membuat perubahan dalam gaya hidup dengan mengonsumsi makanan sehat dan berolahraga sudah cukup untuk menurunkan kadar kolersterol. Namun, diet yang baik dan berolahraga terkadang belum cukup untuk mengontrol kadar kolesterol dalam darah, karena tak sedikit pula yang membutuhkan tambahan obat-obatan. Oleh karena itu, kombinasi perubahan gaya hidup dan obat-obatan merupakan penanganan yang paling tepat.

Berikut adalah manfaat obat-obatan penurun kolesterol:

  • Menurunkan kadar low-density lipoprotein (LDL) kolesterol, atau yang dikenal sebagai kolesterol “jahat” yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Nilai normalnya adalah <100 mg/dl. Semakin rendah kadar LDL dalam darah, semakin kecil risiko terkena penyakit jantung.
  • Menurunkan kadar trigliserida, salah satu jenis lemak di dalam darah yang juga meningkatkan risiko penyakit jantung. Nilai normalnya adalah <150 mg/dl. Bila kadar trigliserida naik, maka kadar kolesterol juga akan naik.
  • Meningkatkan kadar high-density lipoprotein (HDL) kolesterol, atau yang dikenal sebagai kolesterol “baik” yang dapat memberikan perlindungan dari penyakit jantung. Nilai normal pada pria 40-50 mg/dl dan pada wanita 50-60 mg/dl.
  • Menurunkan kadar kolesterol total, normalnya <200mg/dl.

Lalu obat apa saja yang dapat digunakan untuk mengatasi kolesterol tinggi? Berikut penjelasan selengkapnya di halaman selanjutnya.

1 dari 3 halaman

Seberapa Amankah Penggunaan Obat Kolesterol?

Obat Generik Hexpharm Jaya

Meskipun telah menggunakan obat-obatan untuk menurunkan kadar kolesterol, Anda tetap butuh untuk melanjutkan perubahan gaya hidup menjadi lebih sehat. Selain bermanfaat untuk menekan risiko yang dapat ditimbulkan, juga berguna untuk meminimalkan penggunaan dosis obat. Terdapat beberapa jenis obat penurun kolesterol, antara lain:

  1. Statin: bekerja dengan menghalangi pembuatan kolesterol di hati.
  2. Golongan resin pengikat asam empedu: menurunkan jumlah lemak yang diserap dari makanan.
  3. Penghalang penyerapan kolesterol: menurunkan jumlah penyerapan kolesterol dari makanan dan menurunkan trigliserida.
  4. Vitamin dan suplemen:
    1. Niacin: menghalangi hati untuk membuang HDL; menurunkan kadar trigliserida.
    2. Asam lemak omega 3: meningkatkan kadar HDL; menurunkan kadar trigliserida.

Dokter akan menentukan jenis obat-obatan yang cocok untuk masing-masing individu. Anda mungkin saja diberikan satu jenis obat dan dapat pula diberikan obat dalam bentuk kombinasi.

Berikut menjelaskan tabel jenis obat kolesterol dengan kelebihan dan efek sampingnya yang dapat terjadi, selengkapnya di halaman selanjutnya:

2 dari 3 halaman

Seberapa Amankah Penggunaan Obat Kolesterol?

Jenis Obat

Kelebihan

Efek Samping yang Dapat Terjadi

Statin (simvastatin, atorvastatin, rosuvastatin, lovastatin, fluvastatin)

Menurunkan kadar LDL dan trigliserida; sedikit meningkatkan kadar HDL

Konstipasi, mual, diare, nyeri perut, nyeri otot

Golongan Resin pengikat asam empedu (cholesteramine)

Menurunkan kadar LDL

Konstipasi, kembung, mual, ada kemungkinan meningkatkan trigliserida

Penghalang penyerapan kolesterol (ezetimibe)

Menurunkan kadar LDL, sedikit menurunkan kadar trigliserida; sedikit meningkatkan HDL

Nyeri perut, lelah, nyeri otot

Fibrat (fenofibrat, gemfibrozil)

Menurunkan kadar trigliserida, meningkatkan HDL

Mual, nyeri perut, batu empedu

Sebagian besar pengobatan untuk menurunkan kadar kolesterol memiliki efek samping ringan, namun efektivitasnya bervariasi tergantung masing-masing individu. Bila mengonsumsi obat penurun kolesterol, dibutuhkan pemeriksaan rutin fungsi hati untuk memonitor efek pengobatan terhadap hati. Pada penggunaan beberapa jenis obat penurun kolesterol seperti statin, juga dibutuhkan pemantauan kadar gula darah. Bila sedang menggunakan obat kolesterol golongan statin, pastikan dokter Anda mengetahuinya agar dokter tidak memberikan obat lain yang dapat berinteraksi dengan statin, karena interaksi jenis obat tertentu dengan statin dapat menimbulkan kerusakan otot.

Kesimpulannya, obat-obatan dapat membantu mengontrol kolesterol dan cukup aman digunakan, yang terpenting adalah penggunaannya harus selalu berada di bawah pengawasan dokter. Namun, perlu diingat bahwa gaya hidup sehat juga penting untuk mengontrol kolesterol Anda. 

0 Komentar

Belum ada komentar