Sukses

Penyakit-penyakit yang Bisa Ditularkan Melalui Mulut dan Tenggorokan

Waspada, ternyata mulut dan tenggorokan dapat menularkan penyakit! Ketahui penyakit yang bisa ditularkan lewat mulut dan tenggorokan di sini.

Penularan penyakit dari mulut umumnya terjadi melalui udara, misalnya saat seseorang bersin ataupun batuk. Droplet (partikel air kecil) tersebut kemudian membawa mikroorganisme yang dapat dihirup langsung oleh orang lain.

Saat daya tahan tubuh melemah, orang yang menghirup bisa saja ikut tertular. Selain itu, penularan penyakit juga bisa melalui kontak langsung, pertukaran air ludah, ataupun memegang benda yang sudah terkontaminasi.

Berikut adalah beberapa penularan penyakit dari mulut dan tenggorokan yang banyak terjadi:

1 dari 5 halaman

1. Selesma atau Pilek

Penyakit selesma atau pilek bisa disebabkan oleh lebih dari 200 jenis virus, seperti rhinovirus. Penyakit ini bisa ditularkan ketika orang yang terinfeksi berbicara, batuk, atau bersin. Droplet lalu dibawa melalui udara dan terhirup oleh orang yang berada di dekatnya.

Gejala selesma biasanya diawali dengan sakit tenggorokan ringan diikuti hidung beringus, bersin, mata berair, tidak enak badan dan batuk. Demam biasanya muncul pada anak-anak, tapi jarang terjadi pada orang dewasa.

Penyakit menular tenggorokan ini umumnya tidak berbahaya dan dapat sembuh dengan sendirinya setelah kurang lebih 10 hari.

Artikel lainnya: Ini Penyebab Sifilis di Mulut dan Cara Mengatasinya!

2. Influenza atau Flu

Berbeda dengan selesma, pada flu sudah terjadi infeksi di hidung, tenggorokan, dan juga paru-paru. Penyebabnya adalah virus Influenza A atau B, atau dalam kondisi yang jarang virus Influenza C. Cara penularan Influenza sama dengan selesma atau pilek.

Gejala flu biasanya lebih berat, yakni sakit tenggorokan, demam tinggi, sakit kepala, pegal-pegal di seluruh badan, lelah lesu, batuk, bersin, hidung berair.

Sebagian besar virus influenza akan hilang dalam 5-7 hari, tapi mungkin gejala batuk dan lelah lesunya bisa bertahan sedikit lebih lama. Jika influenza tidak dirawat bisa berubah menjadi infeksi paru-paru atau pneumonia.

2 dari 5 halaman

3. Tuberkulosis (TBC)

Penularan penyakit dari mulut selanjutnya adalah tuberkulosis atau TBC. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis yang ditularkan melalui udara. 

Pada umumnya, bakteri tuberkulosis menginfeksi paru-paru, meski bisa juga mengenai tulang, usus, kelenjar getah bening, dan organ tubuh lainnya.

Tanda-tanda TBC paru antara lain batuk berdahak lebih dari dua minggu), keringat di malam hari, penurunan berat badan, demam, batuk darah, demam, pembengkakan kelenjar getah bening, serta nyeri dada. Pengobatan TBC membutuhkan waktu minimal 6 bulan.

4. Fifth Disease atau Parvovirus

Fifth disease atau erythema infectiosum disebabkan oleh parvovirus B19. Penyakit ini lebih banyak terjadi pada anak-anak dibanding dewasa.

Gejalanya berupa demam, pilek, sakit kepala, kemerahan di wajah dan bagian tubuh lainnya (tangan, dada, punggung, dan bokong). Parvovirus B19 ditularkan melalui saluran napas (ludah, dahak, atau lendir hidung) saat orang yang terinfeksi batuk atau bersin.

Artikel lainnya: Bertukar Sikat Gigi, Ini Bahayanya bagi Kesehatan

5. Hand, Foot, and Mouth Disease (HMFD)

HMFD disebabkan oleh virus Coxsackie yang ditularkan melalui udara (batuk atau bersin), ludah, atau feses. Gejala-gejalanya berupa demam, sakit tenggorokan, sariawan di mulut, serta bercak kemerahan di tangan dan kaki.

3 dari 5 halaman

6. Pertusis

Pertusis disebabkan oleh bakteri yang sangat menular, yaitu Bordetella pertussis. Gejala utamanya adalah batuk lama dan terus-menerus. Batuk biasanya keras seperti berteriak, disertai pilek, mata merah, dan demam. 

Penyakit menular tenggorokan ini menyebabkan kematian pada sekitar 250.000 anak di dunia setiap tahunnya. Itu sebabnya, sangat penting untuk memberikan imunisasi DPT pada anak sebagai langkah preventif.

7. Infeksi Pneumokokal 

Bakteri Streptococcus pneumonia menyebabkan infeksi paru-paru yang disebut pneumonia. Kelompok orang yang rentan terkena infeksi ini adalah anak-anak dan orang lanjut usia. 

Pneumonia dapat berakibat fatal jika tidak segera ditangani dengan baik. Gejalanya bisa berupa batuk berdahak, demam, sesak napas/napas cepat, dan nyeri dada. Bakteri S.pneumonia ini juga bisa menyebabkan penyakit meningitis (infeksi selaput otak).

8. Mononucleosis/Kissing Disease

Penyakit yang bisa menular lewat tenggorokan ini termasuk penyakit virus herpes, jenis HHV-4. Masalah kesehatan tersebut disebabkan oleh virus Epstein Barr dan ditularkan melalui udara, ludah, serta darah.

Penyakit ini banyak ditularkan melalui kontak dengan ludah, sehingga disebut sebagai kissing disease. Gejalanya berupa demam, sakit tenggorokan, pembengkakan kelenjar limfe, dan kemerahan di kulit.

Artikel lainnya: Jangan Asal Pilih, Kenali Jenis Masker dan Fungsinya

4 dari 5 halaman

9. Virus Corona

Nama virus corona mencuat pada akhir 2019 di Wuhan, China, sebelum meluas ke seluruh dunia. Infeksi virus corona utamanya menimbulkan gejala gangguan pernapasan.

Penyakit yang juga menular lewat tenggorokan ini menyebabkan infeksi pada saluran pernapasan, dengan gejala seperti pilek. 

10. Virus Herpes

Infeksi virus Herpes cukup umum dan banyak terjadi pada dewasa muda, menimbulkan gejala seperti demam dan lesi pada kulit. Virus ini akan berubah sifat menjadi laten atau sembunyi (tidak aktif), tapi bisa aktif kembali jika daya tahan tubuh menurun.

Penyakit yang bisa menular melalui tenggorokan ini mempunyai beberapa jenis, yaitu Herpes Simpleks virus (HSV) tipe 1, HSV tipe 2, Varicella Zoster virus, dan Virus Epstein Barr, Cytomegalovirus, dan Human herpesvirus 6,7,8.

11. Human Immunodeficiency Virus (HIV)

Virus Human Imunodefisiensi menyebabkan penyakit HIV dan AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome). Penularan penyakit melalui air ludah ini sering dianggap penyebab utama, misalnya orang tua menularkan melalui ludah ke anaknya.

Namun, informasi terbaru bahwa tidak ditemukannya bukti bahwa HIV ditularkan lewat air liur. Walaupun secara teori juga dapat dibenarkan jika konteksnya air ludahnya mengandung darah yang kemudian ditularkan melalui berciuman. 

Ternyata cukup banyak penularan penyakit dari mulut dan tenggorokan, ya. Itu sebabnya, penting sekali untuk melakukan upaya pencegahan, seperti mencuci tangan dengan sabun dan air, menutup hidung dan mulut saat bersin, serta batuk di area siku.

Kalaupun sedang flu dan batuk, tunda bepergian keluar rumah. Jangan malas membersihkan permukaan benda-benda, seperti dengan disinfektan agar penularan penyakit melalui benda bisa dicegah. 

Untuk membaca artikel tentang kesehatan gigi dan mulut, unduh aplikasi Klikdokter via Play Store atau Apps Store.

[HNS/JKT]

0 Komentar

Belum ada komentar