Sukses

Ini Dia Dampak dari Minuman Berenergi Berlebihan

Pada prinsipnya apapun yang berlebihan memang tidak baik. Tapi untuk minuman berenergi, bukan saja tidak baik, tapi juga berbahaya. Berikut apa kata dr. Atika selengkapnya disini.

KlikDokter.com - Minuman berenergi sudah dikenal luas di Indonesia. Untuk memperolehnya pun tidak sulit, hingga warung-warung minuman kecil juga menyediakannya untuk para pekerja sebelum atau selagi mereka melakukan aktivitasnya. Promosi yang dilancarkan produsennya cukup gencar, dengan menyasar usia produktif sebagai targetnya. Sayangnya, belum cukup banyak edukasi dan penjelasan mengenai batasan untuk mengonsumsinya. Salah-salah, nyawa bisa melayang! Pahami efek samping konsumsi berlebihan minuman berenergi tersebut dalam penjelasan berikut ini.

Tahukah Anda apa kandungan dari sebuah minuman berenergi? Umumnya, minuman berenergi memiliki kandungan kafein yang cukup tinggi. Kebanyakan minuman energi mengandung 100-200 mg kafein. Di dalam tubuh, kafein menyebabkan terlepasnya hormon yang memberikan kondisi ‘waspada’ dan ‘terjaga’, serta mempengaruhi pusat kebahagiaan di otak. Dari kafein inilah orang-orang yang mengonsumsi minuman berenergi mendapatkan perasaan awas, segar, dan berstamina.

Sayangnya, masalah terbesar penggunaan minuman berenergi yaitu orang-orang seringkali menyalahgunakannya. Tidak jarang minuman ini dikonsumsi dalam jumlah yang besar dalam sekali waktu. Misalnya untuk ‘mempersiapkan’ diri sebelum bekerja berat, seseorang meminumnya lebih dari satu kali. Maka kandungan kafein yang dikonsumsi akan sangat meningkat dan dapat menyebabkan munculnya efek samping, terutama bagi orang-orang yang menderita tekanan darah tinggi atau gangguan panik.

Berikut adalah macam-macam efek samping yang dapat muncul akibat mengonsumsi minuman energi ber-kafein terlalu banyak di halaman selanjutnya:

1 dari 2 halaman

Ini Dia Dampak dari Minuman Berenergi Berlebihan

Berikut adalah macam-macam efek samping yang dapat muncul akibat mengonsumsi minuman energi ber-kafein terlalu banyak:

  1. Meningkatnya denyut jantung (dada terasa berdebar kencang, beberapa bisa mengeluhkan sesak nafas)
  2. Meningkatnya tekanan darah (dapat menyebabkan nyeri dada, keluhan pusing)
  3. Kekurangan cairan
  4. Gangguan siklus tidur (sulit tidur)
  5. Gangguan tingkah laku
  6. Paling berat bisa menyebabkan kejang, stroke, dan kematian mendadak

Masalah lain pada kafein yaitu tidak hanya bersifat adiktif (menyebabkan ketagihan), kafein juga dapat menyebabkan efek stimulan dan diuretik. Efek stimulan memang dapat menyebabkan kondisi ‘terjaga’, namun memberikan ancaman serangan panik, dada berdebar, dan sulit tidur jika berlebihan.

Sedangkan efek diuretik berarti kafein mempengaruhi kerja ginjal dan menyebabkan pengeluaran kencing yang lebih banyak. Dalam kondisi dimana seseorang memiliki ancaman dehidrasi (kekurangan cairan), jika ia mengonsumsi banyak kafein maka cairan yang dikeluarkan dari tubuhnya juga akan semakin bertambah dan ia akan benar-benar mengalami kekurangan cairan. Hal ini terlihat pada saat seseorang yang mengonsumsi banyak minuman berenergi sebelum berolahraga, ia memiliki risiko lebih besar untuk mengalami dehidrasi hingga dapat terjadi kematian. Salah satu kasus yang terkenal adalah kematian seorang remaja Irlandia berusia 18 tahun yang meninggal di lapangan basket, setelah sebelumnya meminum 4 kaleng minuman berenergi. Oleh karena itu, berbahaya jika Anda meminum terlalu banyak minuman berenergi sebelum melakukan kegiatan yang menyebabkan pengeluaran banyak keringat!

Bahkan bila dikonsumsi dalam jumlah yang sangat banyak, efek yang terjadi justru kebalikannya. Mood Anda akan menjadi begitu sensitif dan akibatnya Anda sangat mudah merasa terganggu. Hal ini justru adalah efek yang menyebabkan pekerjaan Anda menjadi tidak lancar, bukan?

Oleh sebab itu, sangat direkomendasikan untuk mengonsumsi minuman berenergi dengan berhati-hati. Selain itu orang-orang yang memiliki risiko gangguan jantung, hati, ginjal saat disarankan untuk menghindari mengonsumsi minuman berenergi.

0 Komentar

Belum ada komentar