Sukses

Olahraga yang Cocok untuk Penderita Hipertensi

Pengobatan untuk penderita hipertensi tidak hanya dengan diet sehat dan menurunkan berat badan, tetapi juga berolahraga.

Obat Generik Hexpharm Jaya

KlikDokter.com – Risiko terjadinya hipertensi pada seseorang di negara berkembang sangat mengejutkan: 90% dan terus meningkat dengan adanya faktor-faktor seperti obesitas, diabetes, dan hiperlipidemia.

Selain mengonsumsi makanan sehat, berolahraga juga sangat penting untuk penderita hipertensi. Berolahraga dapat menurunkan tekanan sistolik maupun diastolik pada penderita di usia tengah baya dan juga mereka yang mempunyai tekanan darah tinggi ringan. Meski demikian, berolahraga tidak secara signifikan menurunkan tekanan darah pada penderita yang mengalami hipertensi berat.

Beberapa hal penting seputar jenis olahraga bagi penderita tekanan darah tinggi adalah sebagai berikut:

  • Jenis olahraga yang efektif menurunkan tekanan darah adalah olahraga aerobik dengan intensitas sedang (sekitar 70-100 denyut jantung per menit).
  • Frekuensi latihannya 3-5 kali seminggu, dengan lama latihan 20-60 menit sekali latihan.
  • Olahraga seperti jalan kaki atau berlari, yang dilakukan selama 16 minggu akan mengurangi kadar hormon norepinefrin (noradrenalin) dalam tubuh, yakni zat yang dikeluarkan sistem saraf yang dapat menaikkan tekanan darah.

Sebelum memulai olahraga, khusus bagi penderita hipertensi ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Halaman selanjutnya penjelasannya:

1 dari 2 halaman

Olahraga yang Cocok untuk Penderita Hipertensi

Obat Generik Hexpharm Jaya

Olahraga Apa yang Cocok untuk Penderita Hipertensi?Bagi penderita hipertensi, faktor tekanan darah memegang peranan penting di dalam menentukan boleh tidaknya berolahraga, takaran dan jenis olahraga. Berikut adalah hal-hal  yang perlu diperhatikan sebelum memutuskan untuk berolahraga:

  • Penderita hipertensi dikontrol tanpa atau dengan obat terlebih dahulu, sehingga tekanan darah sistolik tidak melebihi 160 mmHg dan tekanan diastolik tidak melebihi 100 mmHg.
  • Sebelum berolahraga, perlu mendapatkan informasi mengenai penyebab hipertensinya.
  • Sebelum latihan, penderita hipertensi sebaiknya melakukan Uji Latih Jantung terlebih dahulu agar dapat dinilai reaksi tekanan darah dan perubahan aktivitas listrik jantung (EKG), serta menilai tingkat kapasitas fisik. Berdasarkan hasil Uji Latih Jantung, dosis latihan dapat diberikan secara akurat.
  • Pada saat Uji Latih Jantung sebaiknya obat yang sedang diminum tetap diteruskan, sehingga dapat diketahui efektivitas obat terhadap kenaikan beban.
  • Latihan yang dilakukan untuk meningkatkan daya tahan (endurance) dan tidak boleh menambah peningkatan tekanan (pressure). Olahraga yang tepat adalah jalan kaki, bersepeda, senam dan berenang atau olahraga aerobik.
  • Olahraga yang bersifat kompetisi tidak diperbolehkan, karena akan memacu emosi sehingga mempercepat peningkatan tekanan darah. Begitu juga dengan olahraga peningkatan kekuatan seperti angkat berat.
  • Tekanan darah secara teratur diperiksa sebelum dan sesudah latihan. Olahraga pada penderita hipertensi tidak hanya ditentukan oleh denyut jantung, tetapi juga berdasarkan reaksi tekanan darahnya.
  • Bila dalam hasil latihan menunjukkan penurunan tekanan darah, maka dosis obat yang diberikan sebaiknya dikurangi (penyesuaian).

Kondisi penderita hipertensi secara medis berbeda dengan orang sehat. Untuk itu, perlu olahraga yang juga dilakukan secara khusus. Latihannya harus bertahap dan tidak boleh memaksakan diri. Gerakan dengan intensitas ringan dapat dilakukan perlahan sesuai kemampuan. 

Selain berolahraga, Anda juga dapat mengonsumsi Irbesartan, yang merupakan obat antihipertensi golongan Angiotensin Receptor Blocker. Obat tersebut bekerja dengan menghambat ikatan antara Angiotensin II dengan reseptor AT-I, sehingga menghambat efek dari Angiotensin II dan terjadi penurunan tekanan darah. Penggunaan Irbesartan memerlukan resep dokter. Pastikan untuk mengikuti resep dan petunjuk yang disarankan oleh dokter menurut kondisi kesehatan Anda.

0 Komentar

Belum ada komentar