Sukses

Bahaya Perokok Pasif

Apakah perokok pasif itu? Perokok pasif adalah seseorang yang menghirup asap rokok (dari orang yang merokok) dan langsung berasal dari sisa pembakaran rokok. Dan dampaknya lebih bahaya daripada perokok, berikut penjelasan dr. Nadia Octavia disini.
KlikDokter.com - Apakah perokok pasif itu? Perokok pasif adalah seseorang yang menghirup asap rokok (dari orang yang merokok) dan langsung berasal dari sisa pembakaran rokok. Perokok pasif menghirup berbagai senyawa kimia diantaranya:
  • Amonia: digunakan dalam produk pembersih lantai
  • Butan: digunakan di dalam cairan pemantik
  • Karbon monoksida: ditemukan di dalam knalpot mobil
  • Kromium: digunakan untuk pembuatan besi
  • Sianida: digunakan dalam pembuatan senjata api
  • Formaldehid: digunakan pada industri kimia
  • Timbal: bahan metal yang beracun
  • Polonium: suatu substansi radioaktif

Partikel-partikel berbahaya tersebut dapat bertahan di dalam udara selama beberapa jam atau lebih lama. Selain itu, bukan hanya asap saja yang menjadi fokus bahaya, tetapi juga residu yang menetap pada rambut serta pakaian, karpet, ataupun sofa (disebut juga perokok ketiga), juga memiliki risiko terutama pada anak-anak.

Seberapa bahaya perokok pasif?
Perokok pasif dapat berbahaya dan berkontribusi menjadi masalah penyakit yang serius termasuk:

  • Penyakit paru
    Paparan terhadap asap rokok dapat membahayakan kondisi paru-paru terutama bagi mereka yang memiliki asma atau PPOK (penyakit paru obstruktif kronik)
  • Penyakit jantung
    Perokok pasif memiliki risiko terhadap penyakit jantung dan serangan jantung karena terjadi kerusakan pada pembuluh darah yang disebabkan oleh asap rokok
  • Kanker
    Salah satu faktor risiko kanker paru adalah perokok pasif. Selain itu, benzena yang terkandung dalam asap rokok juga dapat meningkatkan risiko terjadinya leukemia.

Bagi anak-anak, ada risiko tersendiri yang dapat timbul. Antara lain selengkapnya di halaman berikutnya:

1 dari 2 halaman

Bagi anak-anak, ada risiko tersendiri yang dapat timbul. Antara lain:

  • Berat badan lahir rendah. Paparan terhadap asap rokok selama kehamilan meningkatkan risiko berat badan lahir yang rendah
  • Sudden infant death syndrome (SIDS)
  • Asma
  • Infeksi (bronkitis, pneumonia dan infeksi telinga tengah)

Bagaimana terhindar menjadi perokok pasif?

  • Jangan perbolehkan orang lain merokok di dalam rumah Anda. Jika ada tamu ataupun anggota keluarga yang merokok, persilahkan mereka untuk merokok di luar
  • Jangan perbolehkan orang lain merokok di dalam kendaraan Anda. Jika ada penumpang yang ingin merokok, berhentilah di rest area untuk merokok di luar kendaraan Anda
  • Mintalah kepada kantor Anda untuk memberlakukan peraturan dilarang merokok
  • Pilihlah restoran ataupun hotel yang bebas asap rokok

Jika orang-orang terdekat Anda merupakan seorang perokok, berikanlah mereka dukungan agar segera berhenti merokok agar seluruh anggota keluarga juga merasakan manfaatnya.

0 Komentar

Belum ada komentar