Sukses

7 Penyakit yang Mengintai Ketika Liburan

Apakah Anda memiliki rencana bepergian dalam waktu dekat? Atau Anda berhobi travelling? Dapat berwisata ke berbagai tempat di dunia pasti akan sangat menyenangkan. Namun, tahukah Anda bahwa setiap berkunjung ke suatu tempat yang baru, maka Anda berisiko terkena penyakit?

Klikdokter.com - Apakah Anda memiliki rencana bepergian dalam waktu dekat? Atau Anda berhobi travelling? Dapat berwisata ke berbagai tempat di dunia pasti akan sangat menyenangkan. Namun, tahukah Anda bahwa setiap berkunjung ke suatu tempat yang baru, maka Anda berisiko terkena penyakit?

Pada prinsipnya, ancaman penyakit-penyakit yang mengintai ketika beergian jauh dapat dicegah dengan memberikan vaksin. Dewasa ini dikenal dengan Travel vaccine atau sering disebut juga travel immunization  merupakan vaksin yang diberikan kepada mereka yang akan bepergian ke luar negeri sebagai proteksi diri terhadap penyakit serius. Vaksin ini biasanya direkomendasikan terutama pada daerah/negara yang memiliki risiko tinggi penyakit tertentu., seperti avian flu di China, chikungunya di Caribbean.

 

1 dari 3 halaman

Penyakit-penyakit yang biasa menghantui kita ketika liburan

Berikut ini adalah penyakit-penyakit yang biasa menghantui kita ketika liburan dan bepergian jauh serta jenis-jenis vaksin yang dapat diberikan untuk mencegahnya:

  1. Penyakit Meningitis dengan Vaksin meningokokus
    Vaksin ini untuk mencegah penyakit meningitis diwajibkan jika Anda akan bepergian ke Arab Saudi saat akan melakukan umrah atau haji. Terkait kontroversi halal-haram vaksin ini, kini sudah hadir vaksin halal untuk jamaah haji.
  2. Penyakit Yellow Fever dengan Vaksin yellow fever
    Dibutuhkan jika Anda berwisata ke daerah tertentu di Afrika (Ethiopia, Sudan, Nigeria) atau Amerika Selatan. Vaksinasi ini diwajibkan oleh World Health Organization sebelum memasuki daerah tersebut, bahkan setelah vaksinasi, Anda akan memiliki sertifikat vaksinasi internasional untuk yellow fever yang berlaku untuk 10 tahun.
  3. Hepatitis B
    Vaksinasi ini sebaiknya dilakukan pada orang dewasa yang akan bepergian ke daerah endemic hepatitis B, bekerja di fasilitas kesehatan, dan mereka yang memiliki kontak dengan darah atau kontak seksual dengan masyarakat di area tersebut.
  4. Polio
    Risiko penyakit polio untuk wisatawan sudah menurun semenjak dilakukannya eradikasi polio secara global. Dosis tungga vaksin poliomyelitis pada dewasa direkomendasikan untuk wisatawan internasional yang berkunjung ke daerah epidemik atau endemik polio. Negara yang masih terdapat penyakit polio adalah Kamerun, Somalia, Ethiopia, Kenya, dan Syria.
2 dari 3 halaman

Penyakit-penyakit yang biasa menghantui kita ketika liburan

  1. Japanese Enchepalitis
    Virus ini menyebabkan ensefalitis (infeksi otak), banyak ditemukan di India, Bangladesh, Nepal, Pakistan, China, Vietnam. Vaksin disarankan bagi mereka yang akan tinggal selama minimal 1 bulan di daerah tersebut.. Vaksin juga disarankan untuk wisatawan yang berkunjung kurang dari 1 bulan di daerah endemik, kunjungan kedua, atau akan melakukan aktifitas outdoor yang ekstensif.
  2. Hepatitis A
    Hepatitis A merupakan salah satu vaksin yang umum diberikan untuk wisatawan. Vaksin ini diberikan bagi mereka yang akan bepergian ke negara berkembang dengan sanitasi dan kebersihan makanan kurang, dan merupakan daerah endemik hepatitis A. Vaksin dapat diberikan  2 minggu sebelum berangkat, 1 kali suntik untuk perlindungan selama 1 tahun. Dosis booster diberikan setelah 1 tahun, dan akan memberikan perlindungan minimal 20 tahun.
  3. Influenza
    Influenza disebabkan oleh virus yang mudah menyebar lewat udara. Virus influenza memiliki beberapa strain/jenis. Vaksin influenza akan mencegah Anda terserang virus ini yang dapat mengganggu wisata Anda.

Vaksin yang dipilih tergantung pada beberap hal, yaitu negara yang akan dikunjungi, waktu, lama tinggal, usia dan status kesehatan, apa yang akan dilakukan di tempat tersebut, pekerjaan (misal: petugas kesehatan), dan kontak dengan binatang. Konsultasikan dengan dokter saat akan memilih vaksin, terutama jika Anda sedang hamil, menyusui, memiliki riwayat alergi, dan dengan defisiensi imun (misalnya HIV/AIDS). 

Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai topik ini, silakan ajukan pertanyaan Anda di fitur Tanya Dokter Klikdokter.com di laman utama website kami.[](DK)

Baca juga:

0 Komentar

Belum ada komentar