Sukses

Sering Sakit Pinggang? Mungkin Saraf Terjepit

Jika Anda sering sakit pinggang, waspadalah. Bisa jadi itu tanda Anda mengalami saraf kejepit!

Apakah Anda sering mengalami sakit pinggang, disertai kesemutan atau sakit yang menjalar ke arah panggul, paha, atau bahkan sampai jari-jari kaki?

Hati-hati, mungkin Anda memiliki penyakit hernia nukleus pulposus atau HNP. Secara awam disebut juga dengan saraf terjepit.

Bagaimana sakit pinggang dan saraf terjepit saling berhubungan? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini. 

Bagaimana Saraf Terjepit Sebabkan Sakit Pinggang?

Hernia nukleus pulposus adalah kondisi ketika sebagian atau seluruh bagian tengah dari lempengan intervertebralis menonjol keluar, melalui bagian lemah dari lempeng yang seharusnya melindungi.

HNP paling sering disebabkan oleh trauma yang terjadi terus-menerus. Misalnya jatuh terduduk, kecelakaan, posisi tubuh yang tidak tepat dalam mengangkat barang berat, atau duduk.

Berat badan berlebihan dan kebiasaan memposisikan tubuh dengan tidak tepat juga kerap kali menjadi faktor penyebab.

Pada beberapa kasus, HNP bisa dipicu oleh kelainan bentuk tulang belakang. Bagian tulang belakang yang sering terpengaruh adalah bagian lumbal (di daerah pinggang) dan bagian servikal (daerah leher).

Artikel Lainnya: Mengalami Saraf Kejepit, Bisakah Disembuhkan?

HNP sering menyerang usia 30–50 tahun dan lebih banyak ditemukan pada pria. 

Lokasi punggung bawah adalah tempat tersering terjadinya kelainan ini. Oleh sebab itu, bila Anda sering mengalami sakit pinggang, bisa jadi itu merupakan gejala saraf kejepit di pinggang.

Orang yang terserang HNP kebanyakan tidak mengalami gejala tertentu, sehingga mereka tidak menyadarinya.

Jika pun mengalami gejala, umumnya berupa nyeri punggung, pinggang, atau leher, bergantung pada lokasi lempengan yang terkena dan saraf yang tertekan. 

Nyeri dapat makin hebat ketika terjadi tekanan lebih pada saraf, misalnya saat sedang duduk, bersin, ataupun batuk.

Biasanya nyeri membaik dalam waktu satu hingga tiga bulan. Namun, HNP juga dapat menjadi kronis atau berisiko kambuh.

Artikel Lainnya: Bagaimana Pengaruh Saraf Terjepit terhadap Gairah Seks Penderita?

Kenali Gejala Saraf Kejepit di Pinggang

Saraf terjepit di pinggang perlu diwaspadai. Umumnya, bagian tulang belakang yang terpengaruh adalah lumbal dan servikal.

Nyeri biasanya terjadi hanya pada satu sisi tubuh dan muncul perlahan-lahan, hilang-timbul, atau malah semakin parah. 

Berdasarkan lokasinya, berikut beberapa gejala saraf terjepit yang perlu diperhatikan secara saksama:

  • Tulang Belakang Bagian Punggung

Bila yang bermasalah adalah tulang belakang bagian punggung Anda, maka rasa sakit akan dirasakan di salah satu bagian dari kaki, pinggul, atau bokong.

Sakit dapat menjalar atau disertai kesemutan di daerah tersebut, sampai ke betis dan telapak kaki.

Anda juga bisa mengalami rasa lemas atau lemah pada kaki tersebut.

Artikel Lainnya: Manfaat Kencur untuk Redakan Nyeri Saraf Kejepit

  • Tulang Belakang Bagian Leher

Saraf terjepit juga dapat menyerang tulang belakang bagian leher.

Anda mungkin mengalami nyeri ketika leher bergerak, nyeri yang tajam di dekat atau di atas tulang belikat, atau rasa sakit yang menjalar ke lengan atas, lengan bawah, dan jari-jari tangan. 

Tak hanya itu, Anda bisa merasa kesemutan di sepanjang bahu, siku, lengan, dan jari-jari. 

Jika mengalami keluhan nyeri disertai kesemutan atau kebas yang tidak kunjung hilang dengan pengobatan, maka sebaiknya Anda memeriksakan diri ke dokter.

Itu dia penjelasan seputar sakit pinggang yang bisa menjadi tanda saraf terjepit. Bila tidak ingin mengalami kondisi ini, hindari hal-hal yang dapat memicu kemunculan HNP.

Jika Anda sering mengalami sakit pinggang, sebaiknya periksakan diri ke dokter untuk penanganan lebih lanjut.

Anda dapat menggunakan layanan Live Chat 24 jam di aplikasi KlikDokter untuk konsultasi kepada dokter lebih mudah.

[WA]

1 Komentar