Sukses

5 Cara Menjaga Kebersihan Vagina yang Tepat

Menjaga kebersihan vagina sebenarnya mudah dilakukan. Namun tidak sedikit yang melakukannya dengan cara yang kurang tepat dan salah berakibat infeksi saluran kemih. Simak selengkapnya disini.

Klikdokter.com - Menjaga kebersihan vagina sebenarnya mudah dilakukan.  Membersihkan organ kewanitaan dapat dilakukan dengan air hangat dan sabun lembut tanpa pewangi. Lebih baik Anda melakukannya pada saat mandi sore hari.

Berikut adalah hal-hal yang perlu Anda perhatikan dalam menjaga kebersihan organ kewanitaan:

1. Perhatikan Sabun yang Digunakan

Bersihkan bagian luar vagina dengan air hangat dan juga sabun lembut tanpa pewangi. Lebih baik lakukan pada saat mandi sore hari. Selain karena air hangat menciptakan efek rileks, air hangat juga dapat meredakan nyeri jika sedang menstruasi.

2. Perhatikan Bahan Celana Dalam yang Dikenakan

Kenakan celana dalam katun, jenis tekstil yang terbuat dari serat alami, sehingga kulit tetap dapat bernapas, sirkulasi udara lancar, dan membuat perasaan menjadi lebih segar. Jika sedang mengalami keputihan, gantilah celana dalam 3 kali sehari.

Berikut ini adalah hal lainnya untuk membersihkan vagina yang tepat dan sehat:

1 dari 2 halaman

Hal yang Perlu Diperhatikan Dalam Membersihkan Vagina

Berikut ini adalah hal lainnya untuk membersihkan vagina yang tepat dan sehat:

4. Penggantian Pembalut

Jika sedang mengalami menstruasi, gantilah pembalut setiap 4 jam.

5. Perhatikan Teknik Cebok atau Teknik Membersihkan Vagina 

Setelah buang air, pastikan arah membersihkan vagina adalah dari depan ke belakang. Hal ini perlu dilakukan untuk mencegah kotoran atau virus yang berasal dari saluran pembuangan tidak sampai ke area vagina. Selain itu jangan lupa untuk mengeringkan vagina menggunakan handuk bersih atau tissue.

6. Konsultasikan ke Dokter Terlebih Dahulu Jika Menggunakan Pembersih Vagina

Hindari berbagai produk pembersih, sebab  belum dapat dipastikan tidak menyebabkan masalah kesehatan. Jika sampai terpaksa harus menggunakan pembersih vagina, konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter kandungan dan kebidanan tentang produk apa yang harus digunakan.

 


Baca juga:

0 Komentar

Belum ada komentar