Sukses

Memilih Obat Batuk yang Tepat untuk Anak

Untuk memilih obat batuk yang tepat untuk anak, dibutuhkan kecermatan dalam menentukan jenis batuk yang anak derita. Karena jenis batuk menentukan pengobatannya.

KlikDokter.com – Jenis batuk pada anak, seperti halnya orang dewasa, sangat beragam dan hal ini membuat penanganan batuk harus disesuaikan dengan penyebabnya. Apakah karena alergi, infeksi virus, atau kelainan fisiologis lain. Namun, sebagian besar batuk pada anak disebabkan oleh infeksi virus yang akan membaik dengan sendirinya dalam 2-3 hari. Berikut adalah jenis batuk pada anak yang perlu Anda ketahui:

1. Batuk menggonggong

Batuk seperti menyalak (menggonggong) umumnya disebabkan oleh inflamasi atau pembengkakan pada saluran napas atas. Kebanyakan batuk ini disebabkan oleh croup, yakni inflamasi pada laring (pangkal tenggorok) dan trakea (batang tenggorok). Croup dapat disebabkan oleh infeksi virus, perubahan suhu pada malam hari, dan infeksi saluran napas atas. Anak di bawah 3 tahun cenderung terserang croup karena batang tenggoroknya sempit. 

1 dari 3 halaman

Mengenali Jenis Batuk

2. Pertusis/batuk rejan

Batuk rejan atau pertusis adalah infeksi pada saluran napas, yang terjadi akibat bakteri bordetella pertusis. Penyakit ditandai oleh batuk yang diakhiri dengan bunyi khas saat anak menarik napas. Gejala lainnya adalah hidung berair, bersin, batuk, dan sedikit demam. Penyakit ini biasanya menyerang anak yang berusia di antara 3 bulan dan 3 tahun.

3. Batuk disertai napas berbunyi

Batuk disertai dengan napas berbunyi saat anak mengembuskan napas merupakan tanda saluran napas bagian bawah mengalami peradangan. Pada anak yang masih kecil, saluran bagian bawah terhalang oleh benda asing atau lendir karena infeksi pernapasan.

4. Batuk di malam hari

Batuk ini kebanyakan bertambah buruk ketika malam hari karena penyumbatan dalam hidung dan sinus mengalir di sepanjang tenggorokan serta menyebabkan iritasi saat anak berbaring. Ini menimbulkan masalah karena anak menjadi sulit tidur. Asma juga dapat memicu batuk di malam hari karena saluran napas cenderung menjadi sensitif dan mudah teriritasi pada malam hari.

5. Batuk di siang hari

Batuk di siang hari disebabkan oleh alergi, asma, kedinginan, dan infeksi pernapasan. Udara dingin dan aktivitas yang berat dapat memperparah batuk ini, tetapi biasanya akan mereda dimalam hari ketika anak beristirahat. Perlu dipastikan bahwa di rumah tidak ada faktor pencetus batuk seperti pengharum ruangan, binatang peliharaan, dan asap terutama asap rokok.

6. Batuk disertai demam

Jika anak batuk disertai demam dan hidung meler, kemungkinan pneumonia, terutama jika anak terlihat lesu dan bernapas cepat. Bila ini terjadi, segera bawa anak ke dokter.

7. Batuk disertai muntah

Umumnya anak batuk karena dipicu oleh refleks penyumbatan. Anak yang menderita batuk disertai flu atau asma dapat muntah jika terlalu banyak lendir yang mengalir ke dalam perut dan menimbulkan rasa mual.

8. Batuk menetap

Batuk yang disebabkan flu dapat hilang dalam seminggu. Asma, alergi, atau infeksi kronis di sinus atau saluran napas mungkin penyebab pada batuk yang menetap (persisten). Jika batuk terjadi selama seminggu, segera hubungi dokter.

Untuk memilih obat batuk yang tepat untuk anak, sebaiknya Anda memperhatikan tiga hal ini:

2 dari 3 halaman

Untuk memilih obat batuk yang tepat untuk anak, sebaiknya Anda memperhatikan tiga hal ini:

  • Pilih obat batuk yang sesuai jenis batuk, yaitu:

  • Eskpektoran untuk batuk berdahak

  • Antitusif untuk batuk kering

  • Jangan sembarangan memakai obat batuk kombinasi (satu formula untuk semua jenis batuk)

  • Ikuti aturan pakai pada kemasan

Untuk mengobati batuk berdahak, Anda dapat mengonsumsi WOODS’ EXPECTORANT yang mengandung Guaiphenesin dan Bromhexine HCl, yang berfungsi sebagai ekspektoran dan mukolitik. Kedua zat aktif tersebut berperan untuk mengencerkan dahak sehingga mempermudah pengeluarannya dengan batuk.

Sementara itu untuk mengatasi batuk kering, Anda dapat mengonsumsi WOODS’ ANTITUSSIVE yang mengandung Dextromethorphan HBr, yang berperan sebagai antitusif. Antitusif merupakan obat yang bekerja pada susunan saraf pusat sehingga mampu menekan pusat batuk dan menaikkan ambang rangsang batuk. Selain itu, terdapat juga kandungan Diphenhydramine HCl yang befungsi sebagai anti alergi dan penghilang gatal di tenggorokan.

0 Komentar

Belum ada komentar