Sukses

Waspada Obat Palsu!

Dijual dengan separuh harga di pasaran, menawarkan jalan pintas bagi orang yang tengah membutuhkan. Tapi ternyata kandungannya 100% bohong. Berikut langkah-langkah pencegahan tertipu obat palsu.

Obat Generik Hexpharm Jaya

KlikDokter.com – Peredaran obat palsu semakin luas dan canggih dengan kemasan yang sangat mirip dengan aslinya, sehingga sulit bagi masyarakat awam untuk mengetahui kecuali melalui uji laboratorium atau informasi dari tenaga kesehatan. Hal ini tentu meresahkan. Apalagi dampak yang ditimbulkan akibat mengonsumsi obat palsu sangat membahayakan, di antaranya kondisi penyakit yang semakin memburuk, terjadinya komplikasi, bahkan kematian.

Ada beberapa jenis obat palsu yang beredar, yakni obat yang memiliki bahan yang tepat, tetapi kemasan palsu; memiliki bahan yang salah; dan tidak memiliki bahan aktif yang biasanya ada pada obat.

Halaman berikut ini adalah beberapa langkah yang dapat membantu Anda terhindar dari obat-obatan palsu:

1 dari 2 halaman

Berikut ini adalah beberapa langkah yang dapat membantu Anda terhindar dari obat-obatan palsu:

Obat Generik Hexpharm Jaya

  • Beli obat-obatan dari apotek terkemuka dan aman

Pada apotik yang terpercaya, mereka menyimpan dan menempatkan obat dalam aturan yang seharusnya seperti temperatur yang sesuai. Apabila si penjual tidak menyimpan obat-obatannya dengan benar, sebaiknya cari di tempat lain.

  • Periksa kemasan obat

Menurut Badan POM, pada kemasan harus tercantum logo tanda golongan obat. Jika tanda tersebut tidak ada, bisa dipastikan obat tersebut palsu. Ada tiga golongan obat. Pertama obat keras dengan logo huruf K yang dikelilingi lingkaran merah dengan garis tepi hitam. Kedua, obat bebas terbatas yang ditandai lingkaran warna biru dengan garis tepi hitam. Ketiga, obat bebas dengan logo warna hijau dengan garis tepi warna hitam.  

  • Periksa obat

Jika Anda merasa obat berbeda dari biasanya (bentuk, warna, kemasan, dan bau), kemungkinan besar obat yang Anda beli dulu adalah palsu dan saat ini yang Anda beli adalah yang asli atau sebaliknya. Disarankan untuk melapor kepada produsen obat tersebut sehingga mereka bisa menyelidikinya. Simpan kemasan obat maupun tanda terima dari tempat Anda membeli sebagai bukti yang nantinya bisa menjawab pertanyaan Anda.

0 Komentar

Belum ada komentar