Sukses

Ahok Kena DBD

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dikabarkan terpapar demam berdarah dengue pagi ini, setelah mengeluhkan kepalanya pusing dan badan demam.

KlikDokter.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dikabarkan terpapar demam berdarah dengue (DBD). Setelah sebelumnya mantan Bupati Belitung Timur tersebut mengeluhkan pusing dan demam.

Setelah pemeriksaan di rumah sakit sekitar kediamannya, Pantai Mutiara, Pluit, Jakarta Utara, hasil tes darah menunjukan Gubernur DKI menderita demam berdarah dengue. Hingga berita ini diturunkan orang nomor satu DKI itu masih beristirahat untuk proses penyembuhan.

Menurut keterangan Wakil Gubernur DKI Djarot Saiful Hidajat pada Senin (9/3) kemarin, diduga paparan DBD adalah dari daerah sekitar kediaman Gubernur DKI, Pantai Mutiara, Pluit, Jakarta Utara. Hal ini dikuatkan pula pada terjangkitnya putra bungsu Ahok tengah dalam proses pemulihan DBD.

Fogging di Wilayah Kediaman Ahok

Kepala Dinas Kesehatan DKI Koesmedi Priharto pada Senin (9/3) kemarin juga telah menjelaskan sudah ada tindakan rutin fogging setiap pekan dari Dinas Kesehatan DKI. Namun pihaknya menemui kendala pada pemeriksaan jentik pada setiap lingkungan, karena tertutupnya lingkungan tersebut.

Karena sebagaimana kita ketahui, fogging saja pada prnisipnya tidak dapat menghentikan DBD. (Baca: Fogging Kurang Berhasil Memberantas DBD).

Karena fogging hanyalah salah satu usaha untuk memberantas DBD, diantara usaha pemberantasan DBD lainnya yakni, 3M (menutup, menguras, mengubur).

Halaman berikut menjelaskan usaha apa saja yang dapat Anda lakukan dalam memberantas DBD di rumah dan lingkungan Anda.

1 dari 2 halaman

Apa Saja Kegiatan yang Termasuk dalam Gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk?

  • menguras bak mandi dan tempat penampungan air lain secara teratur sekurang-kurangnya seminggu sekali

  • menutup rapat tempat penampungan air

  • membersihkan halaman dari kaleng, tempurung, botol bekas atau barang lain yang berpotensi menampung air

  • mengganti air pada vas bunga dan tempat minum burung

  • menutup lubang pohon dan bambu dengan tanah dan lain sebagainya

  • memelihara ikan pemakan jentik nyamuk di kolam-kolam

  • membubuhkan bubuk larvasida di tempat penampungan air yang sulit dibersihkan setiap 2-3 bulan

  • memakai kelambu saat tidur

  • menggunakan lotion pencegah gigitan nyamuk

  • mengupayakan pencahayaan dan ventilasi udara yang baik

Hingga saat ini masih dilakuikan uji klinis terhadap vaksinasi DBD sehingga pemberantasan sarang nyamuk merupakan pencegahan DBD yang paling efektif dan efisien saat ini.  Pemberantasan sarang nyamuk membutuhkan kerjasama antar masyarakat yang tinggi. Kalau bukan Anda, siapa lagi?

0 Komentar

Belum ada komentar