Sukses

Waspada, Inilah Deretan Penyakit Akibat Junk Food

Junk food memang nikmat dan bikin nagih. Namun, Anda harus berhati-hati. Jika dikonsumsi berlebihan, ini bahayanya untuk kesehatan tubuh!

Junk food merupakan penemuan terbaik bagi mereka yang mencari kenyamanan dan kecepatan dalam memilih makanan. 

Namun, makanan cepat saji ini juga merupakan penyebab masalah kesehatan yang semakin meningkat beberapa waktu belakangan.

Saat ini beberapa negara sudah melarang masyarakatnya untuk membeli junk food, terutama bagi orang yang mengalami obesitas atau berat badan lebih. 

Hal ini membuat sebagian orang bertanya-tanya: apa sebenarnya bahaya junk food bagi kesehatan?

Banyak! Ya, dampak negatif makanan cepat saji bagi kesehatan sangatlah beragam. Berikut ini adalah beberapa di antaranya:

1 dari 5 halaman

1. Obesitas

Bahaya junk food yang paling mudah dideteksi adalah obesitas alias berat badan di atas normal. 

Faktanya, junk food memiliki kalori yang tinggi sekalipun pada porsi untuk anak-anak.

Makanan cepat saji juga sangat rendah serat, tinggi gula, dan garam. Kombinasi ini membuat tubuh tidak cepat merasa kenyang sehingga ingin makan lebih banyak lagi. Cepat atau lambat, kondisi ini bisa berujung pada obesitas.

2. Diabetes

Risiko diabetes dapat meningkat dua kali lipat jika Anda mengonsumsi junk food lebih dari 2 kali dalam seminggu. 

Lemak trans yang terkandung di dalamnya dapat meningkatkan berat badan dan lemak perut, yang memicu resistensi insulin. Resistensi insulin inilah yang akhirnya menyebabkan diabetes.

Artikel Lainnya: Dampak Buruk Makan Junk Food bagi Tumbuh Kembang Anak

2 dari 5 halaman

3. Penyakit Jantung

Risiko penyakit jantung yang meningkat juga termasuk sebagai salah satu bahaya junk food bagi kesehatan.

Lemak trans dan kolesterol teroksidasi pada makanan yang digoreng dan cepat saji merupakan penyebab utama penyumbatan serta kerusakan dinding pembuluh darah. 

Kondisi tersebut merupakan awal mula penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi, juga penyakit jantung dan stroke.

4. Kanker

Junk food mengandung senyawa karsinogenik yang dapat mencetuskan kanker, terutama jika makanan tersebut melalui proses penggorengan menggunakan minyak yang dipakai berulang kali.

5. Keracunan Makanan

Untuk mengurangi biaya, perusahaan makanan cepat saji umumnya menurunkan standar dalam proses pembuatan atau pengemasan makanan. Mereka pun biasanya  merekrut pekerja yang kurang terlatih.

Sebuah departemen pertanian di Amerika Serikat pernah menemukan 78,6 persen daging sapi junk food yang terkontaminasi bakteri E. coli. Bakteri ini dapat menyebabkan keracunan makanan, diare, dan penyakit lainnya.

Artikel Lainnya: Cara Efektif Menghilangkan Kecanduan Fast Food

3 dari 5 halaman

6. Sakit Kepala

Makanan cepat saji cenderung tinggi garam atau penyedap rasa sintetik. Zat-zat tersebut dapat memicu sakit kepala, terutama bagi individu yang sensitif. 

Jika pernah merasa sakit kepala setelah makan mi instan, Anda juga mungkin akan mengalami keluhan yang sama setelah mengonsumsi junk food.

7. Jerawat

Pola makan tinggi karbohidrat dan lemak dapat memicu timbulnya jerawat, terutama wajah. Jerawat di wajah mengganggu penampilan, bahkan bisa menurunkan rasa percaya diri Anda.

8. Masalah Gigi

Junk food umumnya ditemani oleh minuman manis bersoda, yang dapat memicu kerusakan lapisan gigi. 

Kandungan karbohidrat pada makanan cepat saji juga akan memproduksi asam yang memperparah kondisi kerusakan gigi.

Artikel Lainnya: Bolehkah Ibu Hamil Konsumsi Junk Food?

4 dari 5 halaman

9. Pikun dan Menurunnya Kemampuan Kognitif

Salah satu bahaya makanan cepat saji yang sering tidak disadari adalah penurunan fungsi otak. 

Hal tersebut bisa terjadi, karena junk food mengandung lemak jenuh tinggi. Cepat atau lambat, pasokan lemak tinggi ke dalam tubuh dapat mempengaruhi fungsi otak, termasuk memori dan kecepatan berpikir

Setelah tahu ragam bahaya junk food bagi kesehatan, apakah Anda masih ingin mengonsumsi makanan ini? Jika memang sangat ingin, konsumsilah hanya sebulan sekali dengan porsi yang sedikit.

Imbangi dengan gaya hidup dan pola makan bergizi seimbang serta olahraga secara rutin, agar Anda tidak sampai mengalami bahaya makan junk food bagi kesehatan.

Jika masih Anda punya pertanyaan mengenai bahaya makanan cepat saji, tak ada salahnya untuk konsultasi lebih lanjut pada dokter melalui LiveChat 24 jam atau dengan mengunduh aplikasi Klikdokter.

(NB/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar