Sukses

Beginilah Cara-cara HIV Menular

Bagaimana cara penularan virus HIV? Mari kita lihat satu per satu bersama dr. Alvin Nursalim disini.

KlikDokter.com - Pasti Anda pernah mendengar tentang virus HIV bukan? HIV merupakan kependekan dari Human Immunodeficiency Virus. Virus ini dapat menyebabkan kelumpuhan sistem imun penderita dan menyebabkan AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrome). Pasien dengan AIDS rentan terhadap berbagai penyakit, khususnya penyakit infeksi. Jika tidak ditangani dengan tepat, kondisi kesehatan penderita HIV dapat mengalami  perburukan dan berakhir pada kematian.

Bagaimana cara penularan virus HIV? Mari kita lihat satu per satu.

1. Hubungan seksual bebas

Hubungan seksual merupakan salah satu cara penularan virus HIV yang paling umum. Virus HIV dapat masuk melalui celah mukosa vagina saat berhubungan seksual. Hubungan seksual per anal memiliki risiko yang lebih besar untuk terjadi penularan virus HIV. Berhubungan seksual dengan banyak pasangan yang berbeda (seks bebas) juga meningkatkan risiko seorang terkena virus ini.

Berikut beberapa cara penularan HIV lainnya:

1 dari 3 halaman

Beberapa Cara Tertularnya HIV

2. Penggunaan jarum suntik

Penggunaan jarum suntik merupakan cara lain penularan virus HIV. Pengguna jarum suntik yang menggunakan jarum seacra bersamaan memiliki risiko untuk tertular penyakit HIV. Melalui suntikan, virus HIV mendapatkan akses langsung ke peredaran darah manusia. Pengguna narkoba suntik merupakan populasi yang berisiko terkena infeksi HIV.

3. Paparan pekerjaan

Paparan pekerjaan juga dapat menjadi cara penularan penyakit HIV. Contoh dari pekerjaan yang berisiko adalah tenaga kesehatan (dokter, perawat). Tertusuk jarum atau peralatan medis yang telah terkena darah penderita HIV dapat menjadi jalur masuk virus HIV pada tenaga kesehatan.

4. Tansfusi darah

Transfusi darah juga dapat menjadi cara penularan virus HIV. Pada umumnya, darah yang ditansfusi sudah melalui serangkaian pemeriksaan untuk mendeteksi virus seperti hepatitis dan HIV. Pemeriksaan darah ini membuat risiko penularan menjadi sangat kecil. Namun, tes ini tidak dapat menjamin secara pasti bahwa virus HIV tidak ada. Karena itu, pemberian transfusi darah memerlukan pertimbangan yang cermat akan risiko dan keuntungan dari tindakan ini.

2 dari 3 halaman

Cara-cara Penularan HIV

5. Transplantasi organ

Transplantasi organ merupakan salah satu cara penularan virus HIV. Layaknya pemeriksaan darah untuk transfusi, organ yang akan ditransplantasi umumnya telah menjalani berbagai pemeriksaan sehingga kemungkinan penularan virus HIV menjadi kecil. Transplantasi organ dari pendonor yang terinfeksi HIV dapat meningkatkan risiko seorang terkena penyakit ini.

6. Penularan ibu kepada anak

Ibu yang terinfeksi HIV dan mengandung, dapat menularkan virus ini kepada anaknya. Angka penularan dari ibu kepada anak masih tinggi, khususnya di benua Afrika. Virus HIV dapat tertular melalui hubungan plasenta ibu dan anak, maupun saat proses persalinan.

Anda dapat mengurangi risiko penularan virus HIV dengan menghindari berbagai cara penularan virus HIV yang baru saja dipaparkan. Mari kita bersama-sama mengurangi angka penularan HIV! 

0 Komentar

Belum ada komentar