Sukses

Inilah Penyebab Mimpi Basah

Tak hanya remaja dalam masa pubertas, pria dewasa juga kerap mengalami mimpi basah. Apa sebenarnya penyebab mimpi basah? Yuk, simak ulasan berikut ini.

Mimpi basah merupakan sebuah keadaan di mana seseorang mengalami ejakulasi atau keluarnya cairan sperma tanpa sadar saat sedang tidur. Kondisi yang juga disebut sebagai nocturnal emission ini adalah sesuatu yang normal, khususnya pada masa remaja. Biasanya mimpi basah bersamaan dengan ereksi di pagi hari.

Fenomena mimpi basah sering dianggap sebagai pertanda bahwa remaja laki-laki telah memasuki masa pubertas. Penyebab mimpi basah juga kerap dihubungkan dengan mimpi erotis yang merangsang maupun tidak. Namun, apa penyebab pasti dari kondisi ini?

1 dari 3 halaman

Penyebab Mimpi Basah

Sampai saat ini, penyebab mimpi basah belum diketahui secara pasti. Namun, beberapa penelitian menyatakan adanya hubungan beberapa faktor di bawah ini yang berperan dalam terjadinya mimpi basah:

1. Pubertas

Pada masa pubertas, seorang remaja mengalami perkembangan pada organ reproduksinya. Dalam hal ini, organ reproduksi pria, yaitu testis (buah zakar), sudah mampu menghasilkan sperma.

Maka dari itu, mimpi basah umumnya terjadi pada masa remaja saat pubertas. Tapi jangan salah, seseorang yang sudah berusia dewasa seperti 20-an, 30-an, bahkan 40-an bisa mengalami mimpi basah walaupun frekuensi terjadinya berkurang.

Artikel lainnya: Mimpi Basah pada Anak Laki-laki, Ini Cara Orang Tua Menjelaskannya

2. Faktor Hormonal

Faktor hormonal berkaitan erat dengan sering terjadinya mimpi basah di usia remaja. Diketahui hormon yang berperan dalam produksi sperma pada pria adalah testosteron. Semakin tinggi kadar testosteron seorang pria, maka semakin subur dalam produksi sperma di testis.

Pada masa pubertas, hormon testosteron sedang bergejolak dan tinggi-tingginya sehingga memungkinkan terjadinya mimpi basah. Seiring bertambahnya usia, hormon ini cenderung stabil sehingga kejadian mimpi basah jadi berkurang.

3. Kurang Aktivitas Seksual

Menurut studi, mimpi basah lebih sering terjadi pada seseorang yang tidak aktif secara seksual. Artinya, kondisi ini lebih mungkin terjadi pada remaja yang belum menikah dan memiliki pasangan seksual atau jarang melakukan masturbasi.

Seorang yang aktif berhubungan seksual atau masturbasi hingga mengalami ejakulasi lebih jarang mengalami mimpi basah. Kondisi ini dikaitkan dengan manfaat mimpi basah sebagai refleks tubuh untuk mengeluarkan sperma yang sudah penuh di testis.

4. Stimulasi Saat Tidur

Saat tidur, tubuh mengalami relaksasi dan aliran darah akan deras membanjiri daerah kemaluan sehingga daerah tersebut menjadi lebih sensitif.

Selain itu, posisi dan pergerakan Anda saat tidur dapat menyebabkan stimulasi atau rangsangan pada daerah kemaluan Anda yang dalam keadaan sensitif. Meskipun belum terbukti, situasi ini bisa menjadi penyebab terjadinya mimpi basah.

Artikel lainnya: Cara Berbicara tentang Seks kepada Anak Remaja

2 dari 3 halaman

Berbahayakah Kondisi Ini?

Mimpi basah merupakan kondisi yang normal dan tidak menimbulkan bahaya bagi tubuh Anda. Kondisi ini terjadi akibat respons tubuh terhadap perubahan hormon, khususnya hormon seksual.

Selain itu, mimpi basah dipercaya sebagai cara tubuh untuk melepaskan ketegangan seksual dan mengosongkan simpanan sperma yang sudah penuh di dalam testis.

Maka dari itu, jika Anda mengalami mimpi basah, maka Anda tidak perlu khawatir. Bagi Anda yang sudah berusia di atas 30 tahun dan masih mimpi basah, juga tidak perlu cemas.

Jika ada yang mengatakan mimpi basah dapat menyebabkan gangguan kesuburan, ini juga tidak benar. Karena pada dasarnya, mimpi basah adalah sesuatu yang bersifat alami.

Demikian penjelasan mengenai penyebab mimpi basah. Kondisi ini bisa dialami oleh remaja pria maupun pria dewasa. Ada beberapa faktor yang diduga membuat pria dewasa mimpi basah, seperti kurang aktivitas seksual hingga stimulasi saat tidur.

Ingin mengetahui info kesehatan lainnya atau menanyakan penyebab mimpi basah pada pria? Tanyakan langsung kepada dokter-dokter kami dengan menggunakan layanan Live Chat di aplikasi KlikDokter.

[NWS]

0 Komentar

Belum ada komentar