Sukses

Luka Bakar? Jangan Disiram Kecap!

Mitos ini bagai dosa turunan. Luka bakar banyak salah penanganan dibubuhi kecap, minyak atau bahkan ada yang membubuhkannya dengan pasta gigi. Berikut penanganan paling tepat untuk luka bakar bersama dr. Nadia Octavia

luka, bakarKlikDokter.com - Dalam memberikan pertolongan pada luka bakar, perlu diketahui perbedaan luka bakar ringan dan serius serta derajat kerusakan jaringan yang terkena.

Terdapat 3 klasifikasi luka bakar:

  • Luka bakar derajat satu
    • Kulit kemerahan
    • Terkadang bengkak dan nyeri
       
  • Luka bakar derajat dua
    • Terdapat gelembung / lepuh yang berisi cairan
    • Kulit memerah dan tampak seperti bercak-bercak
    • Nyeri dan bengkak
       
  • Luka bakar derajat tiga
    • Lemak, otot, bahkan tulang terkena
    • Kulit tampak pucat abu-abu gelap atau hitam
    • Tidak ada lepuh
    • Tidak nyeri

Berikut adalah penanganan pertama untuk luka bakar ringan (derajat 1 dan 2) dengan diameter area kurang dari 8 cm:

1 dari 3 halaman

Penanganan Pertama Luka Bakar

Berikut adalah penanganan pertama untuk luka bakar ringan (derajat 1 dan 2) dengan diameter area kurang dari 8 cm:

  • Hentikan kontak dengan api atau benda panas
  • Sirami dengan air mengalir selama sekurang-kurangnya 15 menit
  • Tutup area luka bakar dengan kasa steril. Jangan gunakan kapas ataupun bahan lain yang dapat menempel pada luka. Balut secara longgar untuk menghindari tekanan pada luka
  • Jangan gunakan es batu. Pemberian es secara langsung pada luka akan menyebabkan kerusakan jaringan yang lebih parah
  • Jangan mengoleskan telur, mentega, kecap, odol, ataupun bahan - bahan lainnya. Karena dapat berpotensi terjadi infeksi.
  • Jika terdapat gelembung/lepuh, jangan dipecahkan. Gelembung/lepuh yang pecah dapat terjadi infeksi.

Untuk luka bakar berat, yang perlu Anda lakukan adalah hubungi ambulans ataupun cari bantuan medis. Sebelum bantuan datang yang dapat Anda lakukan adalah:

2 dari 3 halaman

Penanganan Luka Bakar Berat:

Untuk luka bakar berat, yang perlu Anda lakukan adalah hubungi ambulans ataupun cari bantuan medis. Sebelum bantuan datang yang dapat Anda lakukan adalah:

  • Hentikan kontak dengan api atau bahan panas
  • Jangan membenamkan atau mencelupkan pada air dingin. Hal tersebut berpotensi terjadi penurunan suhu tubuh secara tiba - tiba (hipotermi) dan syok.
  • Cek tanda - tanda sirkulasi (nafas, nadi, batuk, atau gerakan). Jika tidak ada tanda - tanda tersebut, berikan bantuan nafas atau bantuan hidup dasar (hanya jika Anda terlatih)
  • Posisikan area yang terkena atau tubuh lebih tinggi. Agar aliran darah lebih maksimal
  • Tutup area luka. Gunakan kasa lembab, bersih dan steril

Luka bakar berpotensi untuk terjadi tetanus. Oleh karena itu, dianjurkan agar Anda segera mendapatkan vaksin tetanus, jika Anda belum pernah mendapatkannya sebelumnya ataupun terakhir kali Anda mendapatkannya lebih dari 5 tahun yang lalu.

0 Komentar

Belum ada komentar