Sukses

Keringat Berlebihan? Ini Solusinya

Pernahkah Anda merasa berkeringat melebihi dari biasanya? Jika demikian ada baiknya Anda ikuti penjelasan gejala tersebut dr. Alvin Nursalim berikut ini.

KlikDokter.com - Hiperhidrosis adalah pengeluaran keringat berlebihan. Keringat diperlukan untuk menjaga suhu tubuh agar tetap stabil. Namun, keringat berlebihan tentu akan menganggu aktivitas dan mempengaruhi harga diri seorang. Tapi, jangan khawatir karena ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi keringat berlebihan.

Apa saja tipe hiperhidrosis?

Hiperhidrosis dapat diinduksi oleh emosi (umumnya terdapat pada telapak tangan, telapak kaki, dan ketiak), yang juga dikenal dengan hiperhidrosis fokal. Sedangkan, hiperhidrosis umum atau menyeluruh ditandai dengan adanya keringat pada seluruh tubuh. Penyebab dari keringat seluruh tubuh adalah gangguan sistemik seperti gagal jantung, infark otot jantung, dan hipertiroid. Ada juga yang disebut hiperhidrosis umum idiopatik, jika keringat dijumpai pada seluruh tubuh namun tidak diketahui penyebabnya.

Apa saja penyebab hiperhidrosis? Berikut penjelasannya:

1 dari 3 halaman

Apa saja penyebab hiperhidrosis?

Penyebab hiperhidrosis meliputi:

  • Genetik
  • Obat-obatan tertentu
  • Menopause
  • Gula darah yang rendah
  • Hipertiroid
  • Beberapa tipe kankerSerangan jantung
  • Penyakit infeksi

Lalu jika demikian, bagaimana penanganan hiperhidrosis? Berikut penjelasannya:

2 dari 3 halaman

Apa penanganan untuk hiperhidrosis?

Menurut American Academy of Dermatology, Hiperhidrosis diterapi dengan beberapa cara yaitu :

  1. Antiperspirant yang mengandung alumunium klorida heksahidrat, glutaraldehid, formaldehid, dengan kadar tinggi (15%). Obat ini dioleskan di malam hari pada kulit yang kering, daerah berambut (ketiak), dan dicuci di pagi hari.
  2. Teknik Iontophoresis, umum dilakukan pada hiperhidrosis telapak tangan dan kaki. Tangan diletakkan di dalam larutan berisi elektrolit dengan elektrik kadar rendah. Penanganan ini dapat efektif untuk kasus ringan.
  3. Suntikan Botulinum tipe A. Suntikan ini diberikan di daerah ketiak, telapak tangan dan kaki untuk mengurangi jumlah keringat.
  4. Obat jenis glycopyrrolate dan propantheline bromide berfungsi mencegah terstimulasinya kelenjar keringat.
  5. Operasi. Hal ini dilakukan pada hiperhidrosis berat yang gagal dengan pengobatan lainnya. Operasinya dinamakan Endoscopic Thoracic Sympathectomy (ETS). Operasi hanya dilakukan bila cara konvensional tidak berhasil.

0 Komentar

Belum ada komentar