Sukses

Antibiotika Saat Hamil: Amankah?

"Apakah saya perlu minum antibiotika, Dok Apa tidak pengaruh ke janin??" Pertanyaan tersebut sering dilontarkan oleh ibu hamil yang kebetulan sakit. Amankah? Simak selengkapnya oleh dr. Puti Naindra Alevia disini.

Klikdokter.com - Apakah saya perlu minum antibiotika, Dok? Apa tidak pengaruh ke janin?” Pertanyaan tersebut sering dilontarkan oleh ibu hamil yang kebetulan sakit. Antibiotika umum diberikan pada ibu hamil. Beberapa antibiotika aman dikonsumsi selama kehamilan, dan beberapa antibiotika lain tidak boleh diberikan.

Keamanan antibiotika tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti tipe antibiotika, usia kehamilan, berapa banyak antibiotika yang dikonsumsi dan berapa lama. (Baca: Awas! Sembarangan Minum Antibiotik Bisa Bahaya!)

Di bawah ini adalah beberapa contoh antibiotika yang secara umum aman dikonsumsi selama kehamilan:

·         Amoxicillin

·         Ampicillin

·         Klindamisin

·         Eritromisin

·         Penisilin

·         Sefalosporin

Antibiotika yang sebaiknya dihindari contohnya adalah tetrasiklin seperti doksisiklin dan minosiklin karena dapat menyebabkan kerusakan sel hati ibu hamil dan menyebabkan perubahan warna gigi janin. (Baca: Ketika Harus Minum Antibiotik Sebelum Perawatan Gigi)

Hal apa lagi yang perlu diperhatikan dalam hal ini? Berikut penjelasannya:

1 dari 2 halaman

Hal yang Diperhatikan:

Selain itu, perlu diketahui bahwa dua kelas antibiotika yang umum digunakan untuk mengatasi infeksi saluran kemih seperti derivat nitrofuran dan sulfonamid diasosiasikan dengan defek pada janin. Walaupun demikian diperlukan penelitian lebih lanjut mengenai efek samping ini. Sementara itu, penggunaan obat-obat ini masih diperbolehkan untuk ksaus-kasus tertentu.

Jadi, bila Anda memang sakit dan memerlukan antibiotika, Anda dapat mengkonsumsinya sesuai dengan petunjuk dokter. Pada beberapa kasus, bila infeksinya pada ibu hamil tidak ditangani, justru dapat lebih berisiko terhadap janin yang dikandung. (Baca: USG Ketika Kehamilan? Kenapa Penting Sih?).

Baca juga:

0 Komentar

Belum ada komentar