Sukses

2 Bahaya Terbaru Menjadi Perokok Pasif

Penelitian terakhir mengungkapkan terdapat 2 bahaya perokok pasif. Apa saja? Simak selengkapnya disini oleh dr. Alvin Nursalim

Klikdokter.com - Pengetahuan terus berkembang, berbagai penelitian dilakukan untuk mengamati efek buruk dari merokok dan pengaruh asap rokok terhadap orang lain. Tentu Anda sudah akrab dengan bahaya dari menghisap rokok.

Asap rokok mengandung berbagai zat racun yang bersifat toksik bagi tubuh dan sudah terbukti dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan keganasan. Bahaya rokok tidak hanya terbatas pada perokok aktif, namun juga pada mereka yang menghisap asap rokok.

Terdapat dua penelitian terbaru terkait perokok pasif yang perlu kita ketahui, apa saja itu? Berikut penjelasannya:

1 dari 3 halaman

1. Bahaya asap rokok bagi anak-anak

asap. rokok, bahayaBertambah lagi satu penelitian tentang bahaya rokok pada anak-anak. Pada anak dari orang tua yang merokok, terjadi peningkatan ketebalan arteri. Peningkatan ketebalan arteri ini tentu meningkatkan risiko anak untuk terkena berbagai penyakit, khususnya penyakit terkait pembuluh darah jantung. Hal ini khususnya terlihat pada anak dengan kedua orangtua yang merokok. (Baca: Ibu Perokok = Jantung Koroner Pada Calon Bayi Hingga Dewasa).

Asap rokok dari hasil rokok orang tua akan memaparkan asap yang beracun pada anak-anak. Anak-anak ini memiliki risiko yang lebih tinggi untuk menderita penyakit vaskular seperti penyakit jantung di masa depan. Efek bahaya rokok pada anak terjadi pada anak dari kedua orang tua yang merokok, sedangkan apabila perokok hanya salah satu dari orang tua, maka efeknya tidak terdokumentasi. (Baca: Jangan Jadikan Anak Anda Perokok Pasif

Berikut ini bahaya asap rokok pada kondisi kehamilan:

2 dari 3 halaman

2. Asap rokok meningkatkan komplikasi saat kehamilan

hamil, rokok bahayaWanita yang merokok atau terpapar asap rokok memiliki risiko untuk mengalami gangguan selama kehamilan. Dibandingkan wanita yang tidak pernah merokok, wanita yang merokok selama masa reproduktif ternyata memiliki risiko peningkatan keguguran sebesar 16% dan peningkatan persalinan prematur sebesar 44 persen. Selain itu, wanita yang merokok juga memiliki risiko mengalami kehamilan ektopik. (Baca: Ibu Hamil Perokok Berdampak Gangguan Psikologis Calon Anak)

Rokok tidak hanya berbahaya bagi perokok aktif, namun wanita yang terpapar dengan asap rokok juga akan memiliki risiko mengalami komplikasi selama kehamilan. Jadi bagi Anda yang berencana untuk memiliki anak, cobalah untuk berhenti merokok untuk kesehatan Anda dan anak Anda! (Baca: Merokok Pada Kehamilan dan Rendahnya Kemampuan Membaca Anak).

0 Komentar

Belum ada komentar