Sukses

Jangan Kasih Madu Ke Anak Di Bawah 1 Tahun!

Sering kita mendengar seruan agar jangan memberikan madu pada bayi di usia kurang dari satu tahun. Apakah ini mitos atau fakta? Hal ini adalah fakta! Madu bisa berbahaya bagi bayi Anda. Simak penjelasan lengkapnya bersama dr. Dyah Novita Anggraini disini.

Klikdokter.com - Sering kita mendengar seruan agar jangan memberikan madu pada bayi di usia kurang dari satu tahun. Apakah ini mitos atau fakta? 

Hal ini adalah fakta,dikarenakan pemberian madu pada bayi yang masih berusia kurang dari 1 tahun dapat meningkatkan risiko penyakit botulisme. Seperti kita ketahui bahwa banyak sekali manfaat dari madu, akan tetapi madu mempunyai risiko yaitu dapat terkontaminasi dengan spora Clostridium Botulinum.

Mengapa hanya pada bayi 1 tahun?

Pada usia dibawah 1 tahun sistem pencernaannya belum sempurna, sehingga spora yang masuk ke dalam pencernaan tidak mampu dimatikan oleh asam yang dihasilkan di dalam lambung seperti pada pencernaan anak diatas 1 tahun dan orang dewasa. 

Apa itu penyakit Botulisme ?

Botulisme adalah suatu keadaan yang disebabkan oleh toksin racun yang diproduksi oleh Clostridium Botulinum. Penyakit ini sangat jarang terjadi tetapi dapat berakibat fatal. (Baca: All About Suntik Botox)

Toksin C. Botulinum bersifat neurotoksin yaitu racun yang sangat kuat dan menyebabkan kerusakan saraf dan otot. Foodborne botulism merupakan akibat dari mencerna makanan yang tercemar yang masuk melalui saluran pencernaan. (Baca: 5 Hal yang Perlu Anda Ketahui Sebelum Suntik Botox

Bagaimana gejalanya? Berikut penjelasannya:

1 dari 3 halaman

Bagaimana Gejalanya?

Gejala akan muncul 18 – 36 jam setelah toksin masuk.

·         Bayi akan terkulai dan mengalami kelumpuhan dikarenakan kelemahan otot dan saraf

·         Kesulitan dalam menghisap saat menyusui atau minum dari botol susu

·         Rewel

·         Tangisan yang melemah

·         Susah BAB

·         Keluar air liur dikarenakan susah menelan

·         Kelopak mata bayi yang sayu 

Bagaimana pengobatannya? Berikut penjelasannya 

2 dari 3 halaman

Bagaimana pengobatannya? Berikut penjelasannya

Selepas pemeriksaan oleh dokter yang berkompetensi, biasanya akan dilakukan beberapa langkah pengobatan dan penanganan. Diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Pemberian antitoksin (maksimal 72 jam)
  • Pengosongan lambung melalui lavase lambung
  • Pemberian obat pencahar 

Baca juga:

0 Komentar

Belum ada komentar