Sukses

Risiko Radang Payudara Pada Implan Payudara Silikon

Proses implan silikon pada payudara memiliki faktor risiko. Isu utama adalah risiko pecahnya implan payudara silikon, yang antara lain akibat...

Klikdokter.com. Proses implan silikon pada payudara memiliki faktor risiko. Isu utama adalah risiko pecahnya implan payudara silikon, yang antara lain akibat pembentukan jaringan parut di dalam payudara.

Jika timbul rasa nyeri diikuti perubahan kontur atau bentuk payudara, maka jaringan parut yang timbul tersebut harus segera diatasi.

Jaringan parut tercipta akibat dari kapsul fibrosa yang membentuk jaringan parut disekitar implan yang ditanamkan. Keadaan dapat kian parah jika terdapat kebocoran gel silikon yang dapat menyebabkan peradangan pada kapsul fibrosa.

Sebagaimana keadaan deformasi dan rasa nyeri yang ditimbulkan ialah akibat lanjutan dari pembentukan jaringan parut tambahan yang ada di payudara.

Bagaimanapun untuk memperkecil risiko dari proses implan payudara silikon adalah dilakukannya pemantauan payudara secara rutin ketika usia implan payudara silikon sudah menginjak tahun ketiga.

Namun untuk lebih pastinya, cermatilah gejala-gejala berikut ini untuk menambah pengetahuan guna lebih preventif:

1 dari 2 halaman

Ini Dia Risiko Perbesar Payudara

Namun untuk lebih pastinya, cermatilah gejala-gejala berikut ini untuk menambah pengetahuan guna lebih preventif:

  • Dirasa terdapat sensasi terbakar.

  • Adanya benjolan keras ataupun sesuatu benjolan lunak sekitar implan dan ketiak.

  • Terdapat rasa kesemutan atau kebas.

  • Kulit berkemerahan.

  • Terdapat perubahan bentuk dan ukuran payudara.

  • Payudara secara keseluruhan berubah mengeras atau menjadi lembek.

Segera hubungi dokter jika mengalami gejala-gejala di atas. Lebih lanjut mengenai payudara, pemeriksaan dapat dilakukan sendiri (SADARI, Periksa Payudara Sendiri) untuk memantau kesehatan payudara dalam mendeteksi kemungkinan kanker pada payudara.

Secara pasti, kondisi implan payudara silikon yang rusak atau pecah dapat diketahui dengan cara pemeriksaan MRI payudara, mammogram, ultrasound, ataupun CT Scan. Jika terdapat kondisi implan silikon yang pecah, penanganan yang memungkinkan adalah dengan operasi pengangkatan jaringan implan dan bekas luka. Pengangkatan payudara menjadi pilihan terakhir jika diagnosa dokter telah menemukan kondisi payudara sudah sangat rusak.

0 Komentar

Belum ada komentar