Sukses

Penanganan Terkini untuk Jerawat Meradang

Perkembangan ilmu medis untuk penanganan jerawat yang meradang kini kian menjanjikan hasil yang membuahkan harapan. Simak paparan dr. Dewi Ema Anindia disini.

Klikdokter.com - Acne vulgaris merupakan suatu jenis jerawat yang ditandai dengan peradangan kronis dari kelenjar minyak. Acne  vulgaris juga muncul akibat kerja dari bakteri P. acnes yang meningkat, penyumbatan dari saluran akar rambut, produksi minyak yang berlebihan serta reaksi sistem kekebalan tubuh kita (imunitas).

Untuk mengobati jerawat terdapat beberapa jenis obat yang sering digunakan seperti antibitoik, asam retinoid, benzoyl peroxide, serta asam salysilat.  Namun terkadang setelah pengobatan yang lama dan berganti-ganti obat, hasil yang ditunjukkan tidak maksimal terutama untuk beberapa kasus jerawat yang sangat berat dan terkadang pun tidak sembuh.

“Terapi imun yang sedang diteliti merupakan suatu jenis vaksin, yaitu vaksin untuk bakteri P. acnes. Vaksin ini memiliki beberapa target yaitu membubuh bakteri P.acnes serta mengobati kasus-kasus jerawat yang resistant terhadap obat-obatan lainnya,” jelas Prof. dr. Hari Sukanto, Sp.KK(K) ketika ditemui Klikdokter.com pada kesempatan ketika mengisi simposium Imunoterapi untuk Acne Vulgaris di Kongres Nasional Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin di Bandung, Rabu (27/8) lalu. “Vaksinasi terhadap P.acnes merupakan suatu jenis terapi masa depan untuk jerawat terutama untuk kasus jerawat yang sulit disembuhkan,” tambahnya. 

1 dari 2 halaman

Menangani Jerawat yang Sulit Disembuhkan

Bicara mengenai jerawat yang sulit disembuhkan, hal ini akan sangat berkaitan dengan perawatan yang ada. Pada kesempatan yang sama, dr. Sjarif M. Wasitaatmadja Sp.KK(K) pada simposium Adult Acne: Multi-faceted Disorder mengungkapkan bagaimana tidak semua sabun untuk kebersihan wajah ideal untuk perawatan kulit wajah.

“Tidak semua sabun anti jerawat cukup untuk perawatan kulit kondisi berjerawat. Namun hal yang jelas, sabun konservatif yang beredar di pasaran kebanyakan adalah sabun yang tidak memiliki proteksi terhadap kelembapan kulit, sehingga riskan membuat kulit menjadi kering dan iritasi. Sabun yang mengandung lipid sebagai moisturizer, saya kira akan sangat berguna untuk kesehatan kulit, paparnya dalam program yang didukung oleh DoveMed itu.

0 Komentar

Belum ada komentar