Sukses

Wabah Ebola Tidak Hanya Menular Lewat Seks

Pada faktanya, penyakit yang sedang ramai diberitakan di media internasional ini menular tidak hanya melalui hubungan seks. Tapi juga banyak cara tularan lainnya. Simak selengkapnya bersama dr. Anita Amalia Sari disini.

Klikdokter.com - Ebola pertama kali ditemukan pada tahun 1976 di Sudan dan Kongo.  Ebola mulai mewabah di Guinea pada maret 2014 lalu menyebar ke Liberia dan Sierra Leone. Virus ebola merupakan suatu penyakit yang mematikan. Virus ebola mematikan hampir 90% orang yang terjangkiti.

Virus ebola ditularkan melalui kontak langsung (melalui kulit yang terluka atau membran mukosa) dengan darah, organ dan cairan tubuh orang yang terinfeksi atau kontak tidak tidak langsung dengan lingkungan yang terkontaminasi. Laki-laki yang terinfeksi ebola masih dapat menularkan virus melalui cairan semen (air mani) hingga 7 hari setelah sembuh. (Baca: 3 Tanda Anda Tertular Penyakit Menular Seks)

Masa inkubasi (waktu yang dibutuhkan virus menginfeksi hingga timbul gejala) berkisar antara 2 hingga 21 hari. Demam, lemas, nyeri otot, sakit kepala dan nyeri tenggorokan merupakan gejala awal terinfeksi virus ebola. Selanjutnya dapat diikuti dengan gejala muntah, diare, gangguan fungsi ginjal dan hati serta pada beberapa kasus terjadi perdarahan internal (organ dalam) dan eksternal (mata,gusi).

Pencegahan agar tidak terjangkit virus ebola adalah dengan menghindari kontak dengan darah dan cairan tubuh yang terinfeksi ataupun dengan benda atau alat yang terkontaminasi cairan tubuh seperti jarum suntik. Tenaga kesehatan dan orang yang menangani dan berdekatan dengan pasien ebola diharuskan memakai alat perlindungan diri.

Belum ditemukan adanya pengobatan dan vaksin untuk mengobati ebola, tetapi jika pasien mendapatkan penanganan sejak awal semakin besar peluang hidup dan kesembuhan pasien.

Baca juga:

 

Sikap Indonesia Terhadap Wabah Ebola

Penyebaran AIDS di Indonesia

3 Tanda Anda Tertular Penyakit Menular Seks

0 Komentar

Belum ada komentar