Sukses

Normalkah Nyeri Setiap Kali Haid?

Anda sering nyeri dan kram perut ketika haid? Wajarkah hal tersebut? Sebuah gejala yang normalkah munculnya nyeri ketika haid? Ada baiknya Anda harus mulai tidak meremehkannya. Pasalnya, bisa jadi nyeri yang muncul ketika haid tersebut adalah gejala dari beberapa penyakit yang lebih berbahaya lagi. Apa sajakah penyakit-penyakit tersebut? Simak selengkapnya bersama dr. Riska Ismalilia Puteri Iskandar disini.

Klikdokter.com - Proses menstruasi acapkali diiringi oleh rasa nyeri. Tidak jarang juga hingga nyeri yang dialami membuat urusan kesibukan sehari-hari menjadi terganggu. Namun dibalik rasa nyeri tersebut, apakah sensasi tersebut merupakan sinyal gangguan yang berujung kepada sesuatu yang membahayakan?

Nyeri perut bawah yang seringkali dirasakan menjelang haid sebenarnya wajar terjadi. Namun bagaimanapun, sensasi nyeri haid yang ada dalam beberapa kasus merupakan kemungkinan akibat adanya gangguan dari sistem reproduksi wanita yang dikenal dengan istilah dismenore sekunder.

Beberapa kondisi yang dapat menimbulkan keluhan serupa dengan nyeri haid diantaranya:

1 dari 4 halaman

1. Endometriosis.

Endometriosis merupakan suatu kondisi dimana jaringan yang melapisi uterus yaitu endometrium ditemukan diluar uterus. Untuk memastikan nyeri yang Anda alami ketika masa haid menjelang bukanlah kondisi endometriosis, Anda perlu melakukan pemeriksaan langsung kepada dokter yang berkompetensi di klinik yang memiliki piranti pendukung pemeriksaan. Dalam hal ini, dokter spesialis kebidanan dan kandungan akan sangat tepat. (Baca: 5 Hal yang Dapat Anda Diskusikan Saat Datang ke Dokter)

Endometriosis memang dapat berpengaruh pada fertilitas (kesuburan) karena terjadinya gangguan pada lingkungan rahim sehingga perlekatan sel telur yang sudah dibuahi pada dinding rahim menjadi terganggu. Pada endometriosis yang sudah parah, dapat terjadi perlekatan pada rongga panggul, saluran tuba, atau indung telur yang dapat mengganggu transportasi embrio. Kami tidak dapat mengetahui berapa persen peluang kehamilan, karena dibutuhkan pemeriksaan fisik menyeluruh untuk mengetahui kondisi terakhir Anda. 

Bila kista dan endometriosis tidak ditangani, maka akan menghambat Anda untuk memiliki keturunan. Namun, bila kista endometriosis Anda sudah ditangani, dan tidak terdapat gangguan permanen pada saluran reproduksi Anda ataupun memang tidak ada kelainan lain yang mengganggu kesuburan Anda.

Penyakit apa lagi yang memiliki gejala nyeri ketika haid tiba?

2 dari 4 halaman

2. Penyakit Radang Panggul

Penyakit ini dilatarbelakangi oleh infeksi yang disebabkan bakteri yang dimulai dari uterus, sehingga dapat menyebar ke organ reproduksi lainnya. Penyakit radang panggul adalah infeksi pada organ reproduksi wanita bagian atas yaitu endometrium, miometrium, tuba falopii, ovarium dan peritoneum pelvis. Penularan utama nya memang melalui hubungan seksual. 

Gejalanya sebagai berikut:

  • Gejala utamanya adalah rasa nyeri hebat di perut bagian bawah.
  • Ditemukan cairan servikal dan vaginal yang abnormal.
  • Dispareunia (nyeri saat berhubungan seksual).
  • Demam (Temperature diatas 38,3 derajat celcius).
  • Nyeri saat buang air kecil.
  • Muntah.
Apakah Anda mengalami salah satu gejala diatas? penyakit radang panggul juga dapat dipengaruhi oleh faktor risiko. Faktor risikonya antara lain: 
  • Riwayat penyakit radang panggul yang berulang.
  • Melakukan hubungan seksual dengan penderita penyakit menular seksual.
  • Pasangan seksual yang lebih dari satu.
  • Tindakan operasi didaerah genital.

Untuk dapat mengetahui diagnosa penyakit yang ada, sangat disarankan untuk mengadakan konsultasi langsung ke dokter spesialis kebidanan dan kandungan untuk dilakukan pemeriksaan fisik dan mendapatkan terapi optimal.

Kondisi penyakit apalagikah yang memiliki gejala nyeri saat haid tiba?

3 dari 4 halaman

3. Stenosis Serviks & Tumor

3. Stenosis Serviks

Kondisi ini dikenal juga sebagai penyempitan leher rahim. Gangguan ini sering disebabkan oleh adanya jaringan parut.

4. Tumor (fibroids)

Atau perkembangbiakkan dari dinding dalam uterus.

Kemudian bagaimana caranya untuk mengetahui nyeri haid yang dialami adalah tergolong nyeri haid yang normal atau bermasalah?

Jika nyeri haid timbul lebih lama dari 2-3 hari dan terasa sangat berat hingga mengganggu aktivitas sehari-hari, Anda patut mencurigai adanya gangguan yang mendasarinya dan segera memeriksakan ke dokter spesialis kebidanan dan kandungan.

Untuk sensasi nyeri yang dirasakan berlangsung selama kurang dari 2-3 hari, Anda tidak perlu khawatir mengenai hal tersebut.

0 Komentar

Belum ada komentar