Sukses

Inilah Penyebab ASI Sedikit

Hal apa saja yang mejadi biang kerok ASI tidak produktif? dr. Anita Amalia Sari punya penjelasannya. Simak selengkapnya disini.

Klikdokter.com - Sebagian besar ibu pasti akan merasa khawatir jika produksi air susu ibu (ASI) dirasa sedikit atau bahkan jika ASI tidak keluar.

Setiap orangtua pasti ingin memberikan yang terbaik dan bermanfaat untuk buah hatinya. Dan mengingat bahwa ASI memberikan banyak manfaat berlimpah baik bagi Ibu maupun bayi, maka memberikan ASI dalam tahun-tahun pertama kehidupan si kecil menjadi suatu komitmen penting bagi orangtua.

ASI merupakan sumber nutrisi terbaik bagi bayi. Beberapa faktor dapat mempengaruhi jumlah ASI yang dikeluarkan mulai dari faktor psikis ataupun lingkungan. (Baca: 9 Tips untuk Memperlancar ASI)

Hal apa saja yang mejadi biang kerok ASI tidak produktif? Berikut adalah beberapa penyebab ASI keluar sedikit.

Klik ‘next’ untuk selanjutnya.

1 dari 8 halaman

Inilah Penyebab ASI Sedikit

Klikdokter.com - Sebagian besar ibu pasti akan merasa khawatir jika produksi air susu ibu (ASI) dirasa sedikit atau bahkan jika ASI tidak keluar.

Setiap orangtua pasti ingin memberikan yang terbaik dan bermanfaat untuk buah hatinya. Dan mengingat bahwa ASI memberikan banyak manfaat berlimpah baik bagi Ibu maupun bayi, maka memberikan ASI dalam tahun-tahun pertama kehidupan si kecil menjadi suatu komitmen penting bagi orangtua.

ASI merupakan sumber nutrisi terbaik bagi bayi. Beberapa faktor dapat mempengaruhi jumlah ASI yang dikeluarkan mulai dari faktor psikis ataupun lingkungan. (Baca9 Tips untuk Memperlancar ASI)

Hal apa saja yang mejadi biang kerok ASI tidak produktif? Berikut adalah beberapa penyebab ASI keluar sedikit.

Klik ‘next’ untuk selanjutnya.

2 dari 8 halaman

Kurangnya Stimulasi Menyusui

Produksi ASI dipengaruhi dengan semakin seringnya bayi menyusui. Ketika bayi menyusu tubuh akan mengeluarkan hormon oksitosin yang berfungsi penting dalam pengeluaran ASI. Ketika bayi menyusu akan ada pula respon ke otak ibu untuk mengeluarkan ASI lebih banyak. Jadi semakin jarang menyusu dan semakin cepat waktu menyusu berpengaruh dengan jumlah ASI. Sebaiknya susui bayi minimal 20 menit tiap payudaranya. Jika sudah selesai satu payudara dapat berganti ke payudara satunya. Posisi menyusu yang baik juga harus diperhatikan.

 

Klik ‘next’ untuk selanjutnya.

3 dari 8 halaman

Kelelahan, Stres & Penyakit Ibu

Kurangnya istirahat merupakan penyebab tersering produksi ASI berkurang. Stres piskologis juga mempengaruhi kuantitas ASI. Bagi ibu yang bekerja, Anda tetap dapat memompa atau memerah susu Anda sehingga produksi ASI tidak berkurang. Infeksi ataupun penyakit yang dialami ibu dapat menurunkan jumlah ASI. Penyakit-penyakit seperti gangguan fungsi tiroid dan anemia merupakan sebagian penyakit yang dapat menyebabkan produksi ASI sedikit.

 

Klik ‘next’ untuk selanjutnya.

4 dari 8 halaman

Kafein, Rokok & Alkohol

Konsumsi kafein dalam jumlah besar dapat membuat tubuh dehidrasi. Hal ini dapat menyebabkan berkurangnya produksi ASI. Terlalu banyak kafein juga mempengaruhi bayi karena beberapa kafein dapat dikeluarkan lewat ASI sehingga menyebabkan bayi mengalami gangguan tidur dan rewel. Merokok dapat menggangu pelepasan hormon oksitosin yang berfungsi untuk menstimulasi keluarnya ASI dari payudara ibu. Alkohol dapat mengganggu proses keluarnya ASI dari payudara, selain itu dapat pula merubah rasa ASI, dan yang terburuk adalah dapat mengganggu perkembangan bayi.

 

Klik ‘next’ untuk selanjutnya.

5 dari 8 halaman

Obat-obatan & Pil KB

Beberapa jenis obat-obatan seperti golongan antihistamin, dekongestan (pelega nafas) dan diuretik dapat mempengaruhi jumlah produksi ASI.

 

Pil KB

Pil KB yang mengandung estrogen dapat menurunkan jumlah ASI yang diproduksi. Sebaiknya jika ingin menggunakan pil KB saat menyusui gunakan yang hanya mengandung progesteron saja atau konsultasikan dengan dokter yang menangani Anda. Sebenarnya pemberian ASI ekslusif selama 6 bulan juga merupakan KB alami termudah.

 

Klik ‘next’ untuk selanjutnya.

6 dari 8 halaman

Diet & Hamil Saat Menyusui

Diet yang tidak sehat sehingga menyebabkan dehidrasi dapat mempengaruhi kualitas dan kuantitas ASI. Pastikan untuk selalu memenuhi kebutuhan nutrisi saat menyusui dan konsumsi air putih 8 gelas sehari. 

Dilain sisi, kondisi kehamilan juga mempengaruhi produktivitas ASI yang ada. Jika Anda hamil saat menyusui, hormon kehamilan dapat menyebabkan berkurangnya jumlah ASI.

Klik ‘next’ untuk selanjutnya.

7 dari 8 halaman

Riwayat Operasi Payudara

Riwayat operasi payudara dapat mempengaruhi jumlah ASI yang diproduksi terutama bila saluran ASI nya pun ikut rusak.

Tetaplah susui bayi Anda jika Anda merasakan produksi ASI berkurang, karena efek “mengeyot” puting susu ibu memberikan umpan balik ke saraf di otak untuk mengeluarkan ASI lebih banyak lagi. Hindari penggunaan obat-obatan tanpa resep dari dokter dan hindari konsumsi kafein, alkohol serta merokok. Jika Anda memiliki masalah ASI sedikit jangan ragu untuk berkonsutasi ke dokter. 

Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai topik ini, silakan ajukan pertanyaan Anda di fitur Tanya Dokter Klikdokter.com di laman website kami.[](AAS)

Baca juga:

Tips Menyusui untuk Ibu Bekerja

Benarkah Daun Jintan Dapat Melancarkan ASI?

 

Ditulis oleh:

dr. Anita Amalia Sari

Anggota Redaksi Medis

Klikdokter.com

0 Komentar

Belum ada komentar