Sukses

Mengapa Anak Cadel?

Cadel bisa bermacam-macam, ada anak yang tidak bisa mengucapkan huruf ?R?, atau bisa mengucapkan huruf ?R? tetapi malah tidak bisa mengucapkan huruf ?L?, atau bisa juga tidak bisa mengucapkan huruf lain. Mengapa demikian? Simak selengkapnya bersama dr. Adithia Kwee disini.

Klikdokter.com - Apakah Anda termasuk orangtua yang memiliki putera dan puteri usia balita? Kita sebagai orangtua tentu ingin pertumbuhan dan perkembahgan anak kita berjalan optimal. Tumbuh kembang yang dialami si kecil saat usia ini merupakan masa tumbuh kembang yang sangat penting karena pada usia inilah tumbuh kembang terjadi secara pesat.

Tumbuh kembang yang dialami si kecil tidak hanya pertambahan tinggi badan, berat badan, lingkar kepala, kemampuan motorik ataupun kematangan emosi. Tetapi juga berkembangnya kemampuan bahasa. (Baca: 5 Tanda Interaksi Pada Anak yang Artinya Anak Tumbuh Optimal)

Sering kita temui anak usia balita yang belum mampu mengucapkan kata-kata dengan tepat karena cadel. Cadel yang terjadi pada anak disebabkan  ketidaksesuaian antara otot lidah dan bibir karena pada usia dini kinerja otot-otot tersebut belum matang. Hal ini membutuhkan stimulasi dari lingkungan supaya otot-ototnya terlatih untuk mengucapkan kata-kata dengan benar.

Cadel bisa bermacam-macam, ada anak yang tidak bisa mengucapkan huruf ‘R’, atau bisa mengucapkan huruf ‘R’ tetapi malah tidak bisa mengucapkan huruf ‘L’, atau bisa juga tidak bisa mengucapkan huruf lain.

Bila cadel ini terjadi pada anak usia di bawah 3 tahun, hal ini masih dianggap wajar dan tidak membutuhkan terapi bicara, si kecil hanya butuh diberi stimulasi. Lingkungan sekitarnya harus sering memperdengarkan pengucapan kata-kata dengan benar.

Seringkali orangtua malah ikut-ikutan bicara cadel karena menganggap si kecil semakin lucu dan menggemaskan dengan kecadelannya. Padahal hal ini justru akan membuat si kecil berpikir bahwa kata-kata cadel yang diucapkannnya selama ini sudah benar sehingga dia tidak terangsang untuk berlatih membenarkan ucapannya. (Baca: 10 Cara Stimulasi Otak untuk Anak Cerdas)

Oleh karena itu, peran orangtua dan lingkungan sekitar sangat penting untuk perkembangan bahasa anak. Bila salah satu atau kedua orangtua juga cadel, stimulasi dapat diberikan oleh anggota keluarga lain yang tidak cadel seperti kakek, nenek, paman, ataupun tantenya.

Meskipun tampak sepele, namun ternyata cadelnya anak harus diperhatikan dengan serius oleh para orangtua, karena berlanjutnya cadel hingga usia sekolah dapat mempengaruhi aspek psikologis anak karena anak bisa saja merasa minder karena kecadelannya.

 

Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai topik ini, silakan ajukan pertanyaan Anda di fitur Tanya Dokter Klikdokter.com di laman utama website kami. [](AK)

Baca juga:

 

Ditulis oleh:
dr.Adithia Kwee
Anggota Redaksi Medis
Klikdokter.com

0 Komentar

Belum ada komentar