Sukses

Pemilu dan Kesehatan Jiwa

Gagal dalam pemilu, potensi depresi jadi meninggi. Rasa kecewa karena yang diharapkan tidak terjadi, rasa cemas akan nasib negeri karena akan dipimpin oleh orang yang tidak mereka pilih, dan berbagai alasan lainnya. Berikut paparannya bersama dr. Adithia Kwee

Klikdokter.com - Pesta rakyat yang diadakan setiap 5 tahun sekali sudah di depan mata. Masing-masing pendukung dengan semangat membela calon pilihan mereka masing-masing. Visi misi yang disampaikan para calon membuat banyak pihak mengharapkan yang terbaik yang akan terpilih. Tidak jarang, para pendukung akan kecewa dan cenderung depresi bila calon pilihannya ternyata tidak terpilih menjadi orang nomer satu di negara ini.

Rasa kecewa karena yang diharapkan tidak terjadi, rasa cemas akan nasib negeri karena akan dipimpin oleh orang yang tidak mereka pilih, dan berbagai alasan lainnya. Sehingga tidak terpilihnya salah satu calon dapat berdampak dengan timbulnya stres di berbagai kalangan.

Stres psikologik yang timbul selama jelang pemilu ternyata belum juga berakhir hingga selesainya pemilu tersebut. Hal ini harus diperhatikan oleh Anda yang tidak mampu mengelola stres dengan baik karena dapat berdampak pada kesehatan.

Saat seseorang stres, tubuh akan mengeluarkan hormon-hormon stres yang akan berdampak pada kerja jantung, aliran darah, dan pembuluh darah itu sendiri. Dari gejala yang ringan seperti sakit kepala hingga peningkatan tekanan darah atau bahkan timbulnya penyakit jantung dapat terjadi karena dipicu oleh stres psikologik.

Untuk itu, jaga kesehatan Anda, kontrol emosi Anda dan jangan lupa untuk mengistirahatkan pikiran Anda sejenak untuk melupakan berbagai pikiran yang membebani.  Jangan sampai pesta rakyat yang sudah kita nanti-nantikan justru malah membuat kita menjadi terserang penyakit akibat stres.

Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai topik ini, silakan ajukan pertanyaan Anda di fitur Tanya Dokter Klikdokter.com di laman website kami.[](AK)

 
Baca juga:
 
adithia kweeDitulis oleh:
dr.Adithia Kwee
Anggota Redaksi Medis
Klikdokter.com

0 Komentar

Belum ada komentar