Sukses

Hilangkan Frustasi Akibat Ejakulasi Dini

Pekerjaan kantor tidak beres, maunya marah-marah terus adalah kondisi Doni akhir-akhir ini akibat dari masalah 'ranjang' yang dialaminya. Doni merasa sedih karena tidak mampu memuaskan


Oleh : dr. Tri Rejeki Herdiana

Pekerjaan kantor tidak beres, maunya marah-marah terus adalah kondisi Doni akhir-akhir ini akibat dari masalah ‘ranjang’ yang dialaminya. Doni merasa sedih karena tidak mampu memuaskan sang istri akibat dari masalah Mr.P yang hanya dalam beberapa kali ‘gesek’ dan sang sperma dengan lancarnya keluar. Dulu Doni mampu melakukan penetrasi dan ejakulasi dalam waktu yang cukup lama. Namun entah kenapa sekarang rasanya sulit sekali ‘menahannya’ agar tidak keluar. Ejakulasi dini dalam taraf ringan banyak dialami oleh teman, keluarga, atau suami kita sendiri.

Ejakulasi Dini (ED) adalah suatu kondisi ketidakmampuan mengontrol ejakulasi sehingga terjadi dalam waktu yang singkat dengan rangsangan minimal, dan terjadi sebelum kedua pasangan tersebut menginginkannya. Hal ini menghindari spesifikasi waktu lamanya ejakulasi dan terjadinya orgasme karena hal tersebut sangat subjektif dan tergantung masing-masing individu.

Ejakulasi dini yang hanya terjadi sekali-sekali bukanlah suatu masalah yang patut diwaspadai. Ejakulasi prematur normal dialami bagi mereka yang baru berhubungan seksual pertama kali. Hal ini juga normal bagi pria yang sudah lama tidak ejakulasi. Kehilangan kontrol sekali-sekali bukan berarti  bahwa pria tersebut memiliki masalah seksual.

Seorang pria dikatakan menderita ejakulasi dini apabila lebih dari 50% aktivitas seksual yang dilakukannya diikuti dengan ejakulasi sebelum waktunya (sesuai definisi di atas). ED banyak terjadi pada pria muda berusia 18-30 tahun namun juga dapat terjadi sekunder pada pria usia 45-65 tahun.

Ejakulasi dini merupakan masalah seksual yang dialami oleh sekitar 30 – 40% pria atau dalam kata lain 1 dari 3 pria mengalami ejakulasi dini. Hal ini ditandai dengan tidak adanya kontrol terhadap ejakulasi yang terjadi. Ejakulasi dini adalah gangguan seksual yang umum terjadi pada pria di bawah usia 40 tahun namun dapat diatasi dengan pengobatan.

Sayangnya banyak pria merasa malu untuk berbicara ke dokter mengenai kondisi mereka atau tidak mau mencari pengobatan karena merasa tidak ada obat untuk masalah yang mereka alami. Padahal, hubungan seksual yang tidak sesuai dengan keinginan merupakan masalah yang dapat mengganggu keharmonisan rumah tangga.

Ejakulasi dini sendiri dapat membuat pasangan menjadi tidak bahagia dan frustasi. Hal ini juga akan mengganggu kepercayaan diri seorang pria. Pada kasus berat, ejakulasi dini dapat mengganggu pernikahan.[](TRH)

Baca juga :

    0 Komentar

    Belum ada komentar