Sukses

Mata Juling Pada Anak

Pada bayi yang baru lahir, seringkali mata bayi terlihat tidak lurus atau juling. Hal tersebut masih dianggap normal karena pada bayi hidung lebar dan rata serta lipatan kelopak lebar, sehingga seringkali mata terlihat tidak lurus. Namun bila hal ini berlanjut hingga bayi berusia 6 bulan ke atas, perlu dikonsultasikan segera ke dokter.

Klikdokter.com  - Pada bayi yang baru lahir, seringkali mata bayi terlihat tidak lurus atau juling. Hal tersebut masih dianggap normal karena pada bayi hidung lebar dan rata serta lipatan kelopak lebar, sehingga seringkali mata terlihat tidak lurus. Namun bila hal ini berlanjut hingga bayi berusia 6 bulan ke atas, perlu dikonsultasikan segera ke dokter. (Baca: 5 Hal yang Dapat Anda Diskusikan Saat Datang ke Dokter)

Pada anak dengan penglihatan normal, kedua mata bekerja sama dalam memandang suatu objek, memandang pada satu titik sehingga akan timbul sebuah persepsi kedalaman akan objek tersebut. Pada anak dengan mata juling, kedua mata memandang ke dua titik yang berbeda. Bila satu mata memandang ke arah suatu objek, mata yang lain akan memandang ke arah luar, ke dalam, ke atas, atau ke arah bawah. Hal ini dapat disebabkan oleh adanya kelainan saraf mata, kelemahan otot penggerak mata, ataupun karena kelainan pembiasan cahaya. (Baca: Cuaca Cerah? Pakai Kacamata Hitam!)

Penanganan yang dilakukan harus sedini mungkin, sebelum penglihatan binokularnya terbentuk, supaya tidak terlambat. Penanganan yang dilakukan dapat berbagai macam tergantung dari penyebab mata juling si anak. Bila dikarenakan kelemahan otot penggerak bola mata, dapat dilakukan operasi untuk memperbaikinya. Bila dikarenakan kelainan pembiasan cahaya dapat digunakan kacamata untuk memperbaiki mata yang juling. (Baca: Serba-serbi Mata Juling)

Perhatikan keadaan mata anak Anda, apakah keduanya lurus saat memandang ke satu objek. Bila tidak, segera periksakan ke dokter mata untuk mendapat penanganan yang tepat sebelum terlambat. Penanganan yang terlambat dapat menyebabkan hanya satu mata si anak yang akan berusaha menginterpretasikan objek yang dilihat, sedangkan mata yang lain berhenti bekerja sehingga akan timbul masalah baru berupa mata malas atau ambliopia.

Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai topik ini, silakan ajukan pertanyaan Anda di fitur Tanya Dokter Klikdokter.com di laman website kami.[](AK)

 

Baca juga:


 

Jangan Sembarangan Menggunakan Tetes Mata

Kenali Berbagai Risiko Pemakaian Lensa Kontak

Serba-serbi Mata Juling

 

Ditulis oleh:

dr. Adithia Kwee

Anggota Redaksi  Medis

Klikdokter.com

 

0 Komentar

Belum ada komentar