Sukses

Pilihan Nutrisi Kulit Sehat

Kulit adalah organ yang melindungi dan menutupi permukaan tubuh. Kulit merupakan bagian tubuh kita yang bersentuhan langsung dengan segala hal


Kulit adalah organ yang melindungi dan menutupi permukaan tubuh. Kulit merupakan bagian tubuh kita yang bersentuhan langsung dengan segala hal di luar tubuh, seperti misalnya cuaca, sinar matahari atau yang lainnya. Fungsi kulit adalah sebagai pelindung, perabaan (ada syaraf / ujung syaraf), membantu mengatur suhu tubuh dan membantu mengendalikan hilangnya air dari tubuh (penyimpanan air dan penguapan). Kulit kita juga seringkali dipengaruhi oleh faktor-faktor lingkungan, seperti udara yang kita hirup, sinar matahari dan air yang setiap hari kita gunakan untuk mandi.

 

Menurut Menurut Yulia Mayadewi, AMG, Konsultan Gizi dari Rumah Gizi “Natural Green” – Nutritional Healing Centre Surabaya, makanan yang kita konsumsi juga berpengaruh terhadap kesehatan kulit. Beberapa makanan yang dapat merusak dan mengganggu struktur kulit, antara lain :

 

  1. Protein yang digoreng. Makanan protein yang digoreng dapat membuat struktur protein, vitamin C, mineral sulfur menjadi rusak, seperti pada ayam goreng dan tahu.

  2. Makanan prossesing seperti minyak goreng yang dapat memicu radikal bebas, zat auditif yang terdapat didalamnya dapat mengganggu keseimbangan.

  3. Mineral elektrolit yang berfungsi sebagai pengatur air, seperti pada produk minuman elektrolit.

  4. Makanan-makanan yang anorganik, seperti garam dapur yang banyak mengandung natrium (Nacl) dan kalium (Kcl) yang dapat merusak kulit. Konsumsilah makanan organik, karena tubuh membutuhkan  Na dan Klorin yang alami.

 

Selain faktor makanan yang kurang benar, nutrisi kulit yang tidak memadai juga dapat menimbulkan masalah pada kesehatan kulit. Kurangnya asupan nutrisi seperti Protein, Vitamin, Mineral, Anti oksidan merupakan dasar timbulnya masalah kulit. Obat-obatan, pemakaian kontrasepsi yang tidak sesuai, banyaknya paparan toksin (racun dari polusi) lingkungan, adanya penyakit (gangguan metabolik – kolesterol, asam urat, gula darah,dll), serta sinar matahari dikatakan sebagai pemicu masalah-masalah kesehatan kulit lebih lanjut.

 

Konsumsi makanan untuk menunjang kesehatan kulit pun harus disesuaikan sengan jenis. Untuk kulit normal sebaiknya anda mengkonsumsi banyak makanan yang mengandung protein seperti yang terdapat pada tepung sari bunga (pollen), susu kambing (yogurt susu kambing mengandung kuman positif yang dapat membantu BAB, karena toksin tidak menumpuk dan mengganggu kulit), sari kedelai, tempe dan tahu kukus, polong-polongan (tidak digoreng), ikan dan vitamin yang diperoleh dari  jambu biji, strawberry, pepaya, kecambah, kedelai, kecambah, jamur, kentang. Sedangkan untuk kulit kering, sebaiknya konsumsi alpukat, kelapa, biji wijen, biji bunga matahari, biji labu, biji melon kacang, almond, kacang kacang kenari, dan jus lidah buaya.  Dan bagi anda yang bermasalah dengan kulit berminyak cobalah untuk mengkonsumsi air kelapa, ketimun, lemon (air), melon, semangka, bekatul, beras pecah kulit, polong-polongan (kuning telur B1), susu kambing, hati ayam kampung, dan kuning telur  (ikan B2) yang dapat membantu mencegah timbulnya masalah pada jenis kulit berminyak.

 

Seringkali sebagian dari kita mengalami kulit yang terasa kering dan ketat. Keadaan seperti ini biasanya terjadi saat pergantian musim kemarau ke musim hujan, dimana cuaca tak menentu dan membuat kulitpun jadi tak nyaman. Sebenarnya, ada banyak cara yang dapat Anda lakukan untuk menghindari atau mengurangi kekeringan pada kulit dengan perawatan yang tepat. Hindari paparan langsung dari mineral yang tidak organik, seperti silikon, besi, tembaga, alumunium yang selama ini banyak terkandung sebagai bahan dalam kosmetik, lotion dan bedak. (Tika)

 

 

Sumber : Kiat Sehat Surabaya

 

0 Komentar

Belum ada komentar