Sukses

Tim Dokter Indonesia Sukses Operasi Transplantasi Hati

Setelah 15 jam operasi lamanya, tim dokter sukses melakukan operasi ganti hati pada pasien bernama Hafidz (7).

Klikdokter.com – Setelah 15 jam operasi lamanya, tim dokter sukses melakukan operasi ganti hati pada pasien bernama Hafidz (7).  Operasi yang sukses selesai dilakukan pada Senin (24/2) kemarin pada pukul 23.45 WIB, oleh tim dokter yang terdiri atas tim RS Pertamedika Pusat, RS Pertamedika Sentul City, RS Dr Soetomo Surabaya, RS Hasan Sadikin Bandung dan RS Cipto Mangunkusumo Jakarta.

Hafidz adalah penderita kanker hati yang berusia 7 tahun. Sebagai pasien transplantasi liver pertama di Indonesia, Hafidz merupakan salah satu pasien beruntung dari keluarga yang kurang mampu secara ekonomi. Pasalnya dengan biaya operasi dan pasca perawatan sebesar Rp.1,6 miliar, seluruh biaya operasi yang ada didukung penuh oleh para dermawan yang disalurkan melalui manajemen RS Pertamedika Sentul City.

Kesuksesan ini tidak luput dari campur tangan dari Menteri BUMN, Dahlan Iskan dan Prof. dr. Koichi Tanaka, ahli transplantasi yang sudah memiliki reputasi di kancah medis dunia internasional  dari Kyoto University Hospital, Jepang. Karena selain memimpin jalannya operasi, kehadiran Prof. dr. Koichi Tanaka sekaligus menjadi momentum tujuan pendidikan kedokteran Indonesia.

Dahlan Iskan yang membantu menghubungkan manajemen RS Pertamedika Sentul City dengan beberapa RS dan universitas terkemuka di Indonesia sebagai sponsor dalam operasi tersebut. Dahlan sendiri pernah menjalani operasi transplantasi hati pada tahun 2006 di Tianjin Hospital, Tiongkok. Operasi transplantasi Dahlan sukses dilakukan tim dokter setempat, setelah sebelumnya berguru pada Prof. dr. Koichi Tanaka. Figur Prof Tanaka memang dikenal sebagai pengajar dan pelatih dokter-dokter lain di negara-negara Singapura, Mesir, dan Arab Saudi.

RS Pertamedika Sentul City sendiri adalah rumah sakit berplat merah yang telah dirancang khusus untuk mengangani pasien liver dan jantung di Indonesia. Berbeda dengan RS pada umumnya, rancangan RS ini berdasarkan kemudahan penanganan pasien, karena seluruh alat-alat kesehatan yang berstandar internasional yang ada berada dalam satu blok sehingga pasien tidak perlu dipindah-pindahkan dari ruang ke ruang lainnya, jauh berbeda pada konsep konvensional pasien yang mendatangi alat pendukung.

Kini tercapai sudah cita-cita Dahlan Iskan, Indonesia terbukti membuktikan kemampuannya dalam dunia medis untuk proses transplantasi hati. Kini Hafidz dalam proses pemilihan pasca operasi, demikian juga pendonor hati untuk Hafidz, ayahnya sendiri, Sugeng Kartika (45) setelah sukses melalui proses pemotongan hati.

Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai topik ini, silakan ajukan pertanyaan Anda di fitur Tanya Dokter Klikdokter.com di laman website kami.[](DA)

 

 

Baca juga:

Awas Sakit Hati Karena Kebanyakan Minum Bir

Patah Hati Bisa Sebabkan Kematian

 

 

0 Komentar

Belum ada komentar