Sukses

Berlian Bantu Pertumbuhan Tulang

Kegunaan berlian bukan lagi hanya untuk memperindah cincin atau kalung. Saat ini sedang dikembangkan berlian dalam skala yang jauh lebih kecil daripada yang terdapat pada perhiasan dan disebut sebagai nanodiamonds, untuk digunakan di dunia medis. Sebagai apakah? Yuk simak disini.

Oleh: drg. Martha Mozartha

KLIKDOKTER.com - Kegunaan berlian bukan lagi hanya untuk memperindah cincin atau kalung. Saat ini sedang dikembangkan berlian dalam skala yang jauh lebih kecil daripada yang terdapat pada perhiasan dan disebut sebagai nanodiamonds, untuk digunakan di dunia medis.

Nanodiamonds adalah partikel yang berbahan dasar karbon, yang merupakan hasil sampingan dari proses penambangan dan penyulingan. Partikel ini berukuran nanometer, tidak kasat mata dan berukuran bulat seperti bola. Penelitian yang dilakukan oleh Dr. Dean Ho dari UCLA School of Dentistry bekerja sama dengan UCLA Department of Bioengineering, Northwestern University, dan peneliti dari NanoCarbon Research Institute di Jepang, belum lama ini mengembangkan penggunaan nanodiamonds untuk kemajuan dunia medis di bidang rekayasa biomedik.

Peneliti dari UCLA tersebut menyatakan bahwa penggunaan nanodiamonds dapat membantu pertumbuhan tulang dan memerangi osteonekrosis, yaitu kematian tulang karena suplai darah ke tulang berkurang. Apabila osteonekrosis terjadi pada tulang rahang pasien pengguna implan gigi, maka implan gigi dapat menjadi longgar sehingga menggagalkan perawatan. Partikel nanodiamonds dapat digunakan sebagai media untuk peletakan protein tulang yang dibutuhkan untuk mempercepat pertumbuhan tulang dengan cara yang lebih efektif.

Selain itu, Dr. Ho juga mengemukakan potensi lain dari nanodiamonds, yaitu meningkatkan efektivitas dan efisiensi obat terapi kanker. Bila berikatan dengan permukaan partikel nanodiamonds, obat terapi kanker bertahan lebih lama di dalam tumor sehingga memperpanjang masa kerja obat. Di bidang radiologi, nanodiamonds dapat digunakan untuk mengurangi dosis gadolinium, yaitu zat toksik yang digunakan pada pemeriksaan MRI (Magnetic Resonance Imaging).

Penemuan ini menjadi dasar yang menjanjikan bagi pengembangan teknologi nano di bidang kedokteran gigi, ortopedik, dan bidang lain di kedokteran di masa yang akan datang.

Bagi Anda ingin mengetahui lebih jauh mengenai topik ini, silakan ajukan pertanyaan Anda di fitur Tanya Dokter Klikdokter.com di laman website kami. Budayakan hidup sehat sebagai kebutuhan![](PNA)

 

Baca Juga

0 Komentar

Belum ada komentar