Sukses

Suplemen Kalsium Dianjurkan Ikuti Saran Dokter

Sebuah penelitian epidemiologi di Universitas Zurich, Swiss, menemukan sebuah hubungan antara rutinitas konsumsi suplemen kalsium dengan peningkatan risiko serangan jantung...

Klikdokter.com - Sebuah penelitian epidemiologi di Universitas Zurich, Swiss, menemukan sebuah hubungan antara rutinitas konsumsi suplemen kalsium dengan peningkatan risiko serangan jantung. Walau belum bisa memastikan hubungan patofisiologisnya, Sabine Rohrmann, PhD dan tim penelitiannya mengungkapkan terdapat peningkatan 86% risiko serangan jantung pada 24.000 pria dan wanita yang mengkonsumsi suplemen kalsium selama 11 tahun terakhir.

Sekalipun angka kejadian serangan jantung pada masa pengamatan terbilang kecil, yakni 354 kasus, jumlah yang ada dianggap cukup menjelaskan hubungan pada kecenderungan yang ada. Oleh tim penelitian hal peningkatan risiko yang ada digolongkan dalam kadar moderat (sedang).

Telah banyak studi mengenai kalsium yang mengemukakan hasil temuan beragam. Dari saran konsumsi kalsium yang dapat menurunkan risiko darah tinggi, menurunkan risiko obesitas dan diabetes sekaligus stroke dan bahkan penyakit jantung. Namun kini, sedikitnya sudah terdapat dua penelitian pada 2011 dan 2012 yang memicu kewaspadaan kepada suplemen kalsium yang diduga mendongkrak angka risiko serangan jantung.

Selama penelitian, Rohrmann selaku asisten profesor epidemiologi penyakit kronis di Universitas Zurich dan timnya memantau melalui survey mengenai asupan makanan harian dan mewawancarai para partisipan guna sekaligus mengetahui asupan suplemen nutrisi tambahan lainnya. Tercatat sedikitnya terdapat 260 kasus stroke dan 267 kasus kematian akibat serangan jantung.

Proses penelitian tidak menemukan hubungan antara stroke maupun serangan jantung dengan jumlah asupan kalsium yang didapat dari pola makan makanan. Mereka justru menemukan semakin tinggi jumlah asupan kalsium dari pola makan yang dimakan, semakin rendah risiko serangan jantung yang ada. Berlawanan dengan grup partisipan yang mengkonsumsi kalsium melalui suplemen (kalsium bukan dari pola makan), mereka justru menemukan 86% peningkatan risiko serangan jantung.

Lebih jauh, Prof. dr. Ian R. Reid dari Universitas Auckland menganjurkan sebaiknya mengkonsumsi nutrisi kalsium dalam jumlah adekuat dari cukup hanya dari pola makan keseharian saja. Dalam penelitiannya sendiri, Prof. dr. Ian R. Reid juga menemukan peningkatan 25% risiko serangan jantung sehubungan dengan suplemen kalsium.

Kebutuhan kalsium setiap manusia berbeda-beda pada tahapan usia dan jenis kelamin. Pada wanita usia 15-50 tahun dan pria usia 15-70 dianjurkan mendapatkan asupan kalsium dari pola makan sejumlah 1.000mg dalam sehari. Namun pada wanita diatas usia 51 dan pria berusia diatas 70 dianjurkan 1.200mg per hari. Sebagai contoh, dalam segelas susu rata-rata mengandung kalsium sejumlah 300mg.

Bagi Anda ingin mengetahui lebih jauh mengenai topik ini, silakan ajukan pertanyaan Anda di fitur Tanya Dokter Klikdokter.com di laman website kami.[](BA)

Baca juga:

 

    0 Komentar

    Belum ada komentar