Sukses

Awas! Anak Salah Tidur, Tulang Bisa Bengkok

Tulang belakang yang bengkok atau dikenal dengan skoliosis bisa terjadi akibat posisi tidur anak yang salah. Simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Apakah Anda pernah memperhatikan bentuk tulang belakang anak Anda yang tidak lurus seperti anak lainnya? Mungkin anak Anda memiliki skoliosis. Skoliosis merupakan salah satu kelainan bentuk tulang belakang.

Bentuk tulang belakang yang normal adalah tampak lurus jika dilihat dari belakang. Namun pada penderita skoliosis, tulang belakang membengkok ke samping sehingga seperti membentuk huruf ‘C’ ataupun ‘S’.

Skoliosis dapat timbul tanpa diketahui penyebabnya atau disebut skoliosis idiopatik. Selain itu, skoliosis bisa diakibatkan oleh trauma pada tulang belakang ataupun posisi tidur anak dan posisi duduknya.

 

1 dari 3 halaman

Posisi Tidur Anak yang Sebabkan Tulang Bengkok

Sejak dulu telah diketahui bahwa tidur sangatlah penting bagi kesehatan. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa tidur yang cukup dapat bermanfaat bagi berbagai fungsi tubuh, seperti sistem imun, fungsi otak, dan jantung.

Namun ternyata, selain baik bagi berbagai fungsi tubuh, tidur cukup juga penting bagi kesehatan postur tubuh.

Artikel Lainnya: Tips Memilih Kursi Belajar Anak untuk Kesehatan Tulang Belakang

Memiliki kebiasaan tidur dalam posisi yang tidak bagus dapat menyebabkan munculnya kelainan bentuk tubuh, seperti tulang bengkok pada anak atau skoliosis.

Risiko tersebut semakin meningkat ketika kebiasaan tidur dalam posisi yang buruk itu sudah dilakukan sejak dini. Mengapa? Karena kondisi tulang anak yang masih terus bertumbuh.

Beberapa posisi tidur anak yang tidak baik bagi postur tubuhnya, yaitu:

  • Tidur Tengkurap

Tidur posisi tengkurap sangat buruk bagi postur anak, utamanya bagi tulang belakang. Tidur dalam posisi tersebut akan memberikan tekanan ekstra pada tulang belakang.

Pada posisi ini, tulang belakang mereka tidak dalam satu garis lurus yang seharusnya.

  • Posisi Kaki yang Tidak Baik

Tidur dengan posisi satu kaki yang lebih tinggi dari kaki lainnya atau jatuh dari tempat tidur, sehingga membuat tulang belakang Anda terputar, akan menyebabkan posisi tulang belakang tidak pada tempatnya.

Artikel Lainnya: Gejala dan Pengobatan Bayi dengan Skoliosis

2 dari 3 halaman

Bisakah Dicegah?

Sebagian besar skoliosis memang belum diketahui penyebabnya sehingga sulit untuk dicegah. Namun, skoliosis yang dipicu oleh posisi tidur anak yang tidak baik tentu saja masih dapat dicegah.

Perhatikan beberapa hal berikut bila tidak ingin anak mengalami tulang bengkok:

  • Pastikan Anak Tidur dengan Posisi yang Baik

Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah dengan selalu mengawasi posisi tidur anak. Hindarkan mereka dari posisi tengkurap dan posisi kaki yang tidak baik.

Posisi tidur terbaik untuk anak adalah berbaring telentang, dengan bagian punggung berada pada bagian bawah. Selain itu, pastikan alas tidur mereka berbentuk datar dan tidak terlalu lembek.

  • Perhatikan Postur Anak Ketika Duduk

Selain menjaga posisi tidur, perhatikan juga posisi duduknya. Anda juga bisa terus melatih otot dan tulang belakang mereka.

Dengan melatihnya, mereka akan memiliki otot dan tulang belakang yang kuat, serta tetap berada pada posisi yang seharusnya.

  • Pastikan Anak Tidak Membawa Tas Berat

Hindarkan anak-anak dari membawa tas yang berat. Pasalnya, tas yang berat akan memberikan tekanan berlebih pada tulang belakang dan dapat mengubah posisinya.

  • Berikan Nutrisi yang Baik bagi Tulang Anak

Terakhir, berikan mereka nutrisi untuk tulang, seperti kalsium dan vitamin D. Pasalnya, kekurangan nutrisi tersebut akan membuat kepadatan tulang mereka menurun dan mudah untuk bengkok.

Itu dia penjelasan seputar posisi tidur yang bisa menjadi penyebab tulang belakang anak bengkok. Bila tidak ingin sang buah hati mengalami kondisi ini, cegah dengan beberapa tips di atas.

Bagi Anda yang ingin tahu lebih jauh mengenai topik ini, silakan ajukan pertanyaan Anda  lewat fitur Live Chat di aplikasi Klikdokter.

[WA]

0 Komentar

Belum ada komentar