Sukses

Harapan Baru Kesuburan Wanita

Bagi beberapa wanita, ovarium (indung telur) tidak dapat memproduksi estrogen yang dibutuhkan untuk pematangan dari telur setiap bulannya sehiingga dapat memicu menopause dini. Beberapa waktu yang lalu para peneliti dari Stanford University mengembangkan suatu terobosan baru yaitu suatu teknik yang dapat membantu para wanita dalam mengatasi masalah fertilitas

Oleh: dr. Dewi Ema Anindia

KLIKDOKTER.com - Di Amerika sebanyak 6,7 juta wanita menderita infertilitas, 1% diantaranya sulit untuk hamil akibat dari kurangnya kualitas dari telur mereka. Bagi beberapa wanita, ovarium (indung telur) tidak dapat memproduksi estrogen yang dibutuhkan untuk pematangan dari telur setiap bulannya sehiingga dapat memicu menopause dini. Beberapa waktu yang lalu para peneliti dari Stanford University mengembangkan suatu terobosan baru yaitu suatu teknik yang dapat membantu para wanita dalam mengatasi masalah fertilitas.

Teknik baru ini dinamakan In Vitro Activation (IVA), yaitu suatu teknik yang dilakukan dengan cara mengambil ovarium atau sebuah jaringan ovarium, dikeluarkan dari tubuh lalu akan disuntikkan dengan protein dan beberapa faktor lain yang secara normal dapat memicu perkembangan dari telur yang tidak matang menjadi matang.

Setelah itu jaringan yang telah disiapkan itu akan dimasukkan kembali ke dalam kandung telur wanita tersebut. Sebanyak 27 wanita yang ikut serta dalam penelitian dari Stanford ini, 5 wanita berhasil memproduksi telur sehat, dan beberapa diantaranya dapat melahirkan bayi sehat. Proses ini seperti yang disebutkan dalam jurnal the Proceedings of the National Academy of Sciences, disamakan dengan ‘membangunkan’ folikel (tempat yang memproduksi telur) yang sedang tidur.

Meskipun teknik yang mereka kembangkan masih merupakan suatu studi yang kecil, tim peneliti optimis bahwa penemuan mereka dapat digunakan dalam membantu para wanita yang membutuhkan donor telur untuk hamil atau para wanita yang mendapat kemoterapi yang merusak folikel.

Andrew La Barbera, direktur dari the American Soceity for Reproductive Medicine mengatakan bahwa penelitian ini merupakan berita baik bagi wanita-wanita yang dengan ovarium yang tidak bekerja dengan baik (ovarian insufficiency) dan ingin hamil. Dimana sebelumnya hal para ahlli mengira disebabkan oleh karena ovarium tidak dapat memproduksi telur namun menurut penelitian baru ini penyebabnya bukan karena folikel tidak dapat memproduksi telur namun oleh karena kurangnya stimulasi folikel.

Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai topik ini, silakan ajukan pertanyaan Anda di fitur Tanya Dokter Klikdokter.com di laman utama website kami.[](EA)

 

ARTIKEL TERKAIT

    0 Komentar

    Belum ada komentar