Sukses

5 Fakta tentang Penis

Tentu di pikiran kita terkadang muncul beberapa pertanyaan mengenai penis dimana kita terkadang malu untuk menanyakan atau mengungkapkannya. Nah, ada 5 fakta tentang penis yang mungkin anda tidak mengetahui namun dapat terjadi.

Oleh: dr. Dewi Ema Anindia

Klikdokter.com - Tentu di pikiran kita terkadang muncul beberapa pertanyaan mengenai penis dimana kita terkadang malu untuk menanyakan atau mengungkapkannya. Nah, ada 5 fakta tentang penis yang mungkin anda tidak mengetahui namun dapat terjadi.

  1. Penis dapat patah
    Bila penis terpelintir atau terputar secara kasar pada saat ereksi, maka penis dapat patah. Memang pada penis tidak terdapat tulang, namun terdapat saluran-saluran yang terisi darah pada saat ereksi dimana dapat pecah bila terjadi perlakuan keras. Bila terjadi hal ini, maka darah akan keluar dari penis yang mengakibatkan penis menjadi bengkak dan nyeri. Kasus-kasus mengenai patahnya penis pernah dilaporkan, namun banyak orang yang malu untuk melaporkan. Beberapa kasus disebabkan oleh posisi woman on top pada saat berhubungan intim, kejadiannya biasanya terjadi saat penis secara tidak sengaja keluar dan tertimpa oleh pasangan yang diatasnya. 

  1. Lelaki dapat ereksi berulang kali pada malam hari
    Rata-rata seorang pria dapat ereksi sebanyak 3 hingga 5 kali selama tidur malam, dimana ereksi dapat berlangsung 25 – 35 menit. Sangat wajar bila seorang pria mengalami ereksi pada waktu pagi hari yang merupakan putaran ereksi malam terakhir. Para peneliti masih mencari alasan dari peristiwa ini, namun hingga saat ini dikaitkan dengan tahap tidur REM (Rapid Eye Movement) dimana mimpi biasanya terjadi. Proses ereksi malam merupakan tanda bahwa tidak ada masalah pada penis anda. 

  1. Ukuran penis tidak ada hubungannya dengan ukuran kaki
    Beberapa peneliti dari The British Journal of Urology menemukan bahwa ukuran penis dengan ukuran kaki tidak ada kaitannya

  1. Penis yang kecil = ereksi besar
    Berdasarkan penelitian yang dipublikasikan dalam The journal of Sex Research menemukan bahwa penis yang kecil (ketika dalam kondisi tidak ereksi), dapat ereksi lebih panjang dibandingkan dengan penis yang panjang (ketika dalam kondisi tidak ereksi). 

  1. Penis bukan otot
    Pada penis tidak terdapat otot. Hal ini yang menyebabkan pada saat ereksi, penis tidak dapat bergerak. Pikirkan penis seperi tabung yang dipenuhi darah bila seorang pria sedang terangsang. Aliran darah ini yang membuat penis menjadi bengkak dan kaku sehingga menutupi aliran vena (aliran darah kembali). Saat ereksi hilang pembuluh darah dan ruangan menjadi sempit lagi yang membuat aliran darah kembali.

 

Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai topik ini, silakan ajukan pertanyaan Anda di fitur Tanya Dokter Klikdokter.com di laman website kami.[](EA)

    1 Komentar

    • Henry Ernawan

      ukuran penis tdk ada hubungan-nya dgn ukuran kaki tapi hubungan-nya pada ukuran panjang-nya jari manis dan jari telunjuk