Sukses

Berpuasa Bagi Penderita Diabetes

Apakah penderita diabetes dapat berpuasa? BISA, penyandang diabetes dapat berpuasa. Namun, selama berpuasa, perlu perhatikan kondisi kadar gula dalam darah dan tentunya te1ah berkonsultasi dengan dokter sebelumnya. Simak lebih lengkap disini.
Oleh: dr. Jessica Florencia
 
Apakah penderita diabetes dapat berpuasa? Ya, penderita diabetes dapat berpuasa. Namun, selama berpuasa, penderita diabetes perlu memperhatikan kondisi kesehatannya, kadar gula dalam darah dan 1-2 bulan sebelumnya telah berkonsultasi dengan dokter untuk pemeriksaan kesehatan lengkap dan penyesuaian obat.
 
Saat berpuasa ada 2 kondisi yang perlu diperhatikan dan diwaspadai pada penderita diabetes, yaitu:

1. Hipoglikemia

Hipoglikemiamerupakan keadaan ketika kadar gula dalam darah sangat rendah (<40 g/dL) sehingga tubuh tidak dapat beraktivitas. Jika tidak segera diatasi, hipoglikemia dapat menyebabkan hilang kesadaran dan kejang. Hal ini dapat terjadi pada penderita diabetes yang mengkonsumsi obat golongan Sulfonil Urea dan insulin.
 
Gejala yang dirasakan:
a. Merasa sangat lapar
b. Gemetar
c. Berkeringat
d. Pucat
e. Merasa gelisah
f.  Berdebar-debar
g. Kesemutan pada bibir
h. Pandangan kabur
i.  Sulit berkonsentrasi
j.  Merasa bingung
k. Merasa tidak enak badan
 
Jika Anda merasakan gejala-gejala tersebut, segeralah periksakan gula darah Anda. Jika terlalu rendah, Anda perlu segera berbuka dengan yang manis seperti jus buah, atau teh manis untuk segera meningkatkan gula darah Anda. Lalu lanjutkanlah dengan mengkonsumsi makanan yang mengatur kadar gula darah Anda secara perlahan seperti nasi, buah, gandum atau kacang-kacangan. Lebih lanjutnya hubungi dokter Anda untuk penanganan lebih lanjut dan penyesuaian kondisi.
 
Untuk mencegah hipoglikemia, makanlah makanan sahur yang dapat menjaga kadar gula dalam darah Anda tetap stabil seperti makanan dari gandum dan kacang-kacangan. Selain itu, makanan-makanan tersebut dapat menurunkan nafsu makan selama berpuasa.
 
2. Hiperglikemia
Hiperglikemia adalah keadaan ketika gula darah Anda sangat tinggi. Jika kadar gula darah terlalu tinggi maka dapat menyebabkan hilang kesadaran dan koma. Hal ini dapat terjadi karena dosis obat yang diturunkan untuk mengantisipasi masa berpuasa pada penderita diabetes.
 
Gejala:
a.       Sangat haus
b.      Frekuensi buang air kecil semakin sering
c.       Mual dan mutah
d.      Nyeri perut yang hebat
 
Jika, Anda merasakan gejala-gejala di atas, maka Anda perlu segera memeriksakan gula darah Anda dan segera mengunjungi dokter untuk penanganan lebih lanjut atau dapat tanyakan kepada kami melalui fitur Tanya Dokter di Klikdokter.com.[](JF)
 
Source:
1.        Al Arouj M, Asaad-Khalil S, Buse J, Fadhil I, Fahmy M, et. al. A Recommendations for the Management of Diabetes during Ramadan. Diabetes Care. August 2010;33:8.
2.        Hui E, Bravis V, et al. Management of people with diabetes wanting to fast during Ramadan. BMJ. June 2010;340.

    0 Komentar

    Belum ada komentar