Sukses

Banyak Gula, Kuman Merusak Gusi

Kadar gula darah yang naik-turun tak terkontrol bukan hanya menyerang organ vital. Dampak diabetes mellitus (DM), yang biasa disebut kencing manis

Sumber : Jawa Pos - PDPI Malang

Kadar gula darah yang naik-turun tak terkontrol bukan hanya menyerang organ vital. Dampak diabetes mellitus (DM), yang biasa disebut kencing manis itu, mungkin memengaruhi kesehatan mulut dan gigi.

Menurut Dr drg Ernie Trialaksono SpPerio, staf Departemen Periodonsia FKG Unair, pengidap DM yang tidak terkontrol akan mengalami periodontitis atau gusi rusak parah. 'Dalamnya kerusakan jaringan penyangga gigi ini bisa lebih dari 2 milimeter. Efeknya, gusi bengkak dan gigi menjadi goyah,' jelasnya.

Mereka yang kadar gulanya tinggi, kata Ernie, akan mengalami penurunan leukosit. Sebaliknya, jumlah bakteri anaerob dan enzim kolagenase meningkat. Hal itulah yang memacu kerusakan jaringan periodontal. Gejalanya, gusi diabetesi sering bengkak, mudah mengalami infeksi, dan kadang-kadang bernanah. Karena gusi bengkak, gigi tampak memanjang.

Banyaknya frekuensi serangan infeksi berdampak pada semakin mengentalnya ludah. 'Hal ini membuat bau mulut diabetesi tak sedap,' tuturnya. Cara mengatasinya, selalu berkumur atau sikat gigi setiap selesai makan. Sebab, sisa-sisa makanan mudah melekat dan dapat menjadi sumber infeksi. Selain itu, kontrol teratur terhadap kencing manis yang diidap.

    0 Komentar

    Belum ada komentar