Sukses

Kurang Tidur Naikkan Risiko Jantung Lansia

Tidur cukup, rupanya, tak hanya penting untuk anak-anak. Orang lanjut usia (lansia) pun perlu cukup tidur. Studi yang dilakukan Jichi Medical University

Sumber : Kompas - PDPI Malang

Tidur cukup, rupanya, tak hanya penting untuk anak-anak. Orang lanjut usia (lansia) pun perlu cukup tidur. Studi yang dilakukan Jichi Medical University di Jepang menemukan, tidur kurang dari 7,5 jam sehari bisa meningkatkan risiko penyakit jantung pada lansia.

Dalam studi tersebut, para peneliti memantau pola tidur 1.255 penderita hipertensi berusia 70-an tahun. Para peneliti memantau mereka selama 50 bulan. Dalam rentang tersebut, para peneliti mencatat 99 kasus stroke, serangan jantung, dan mati mendadak akibat serangan jantung. Dan, kebanyakan kasus tersebut dialami mereka yang jam tidurnya lebih pendek.

'Kelompok yang tidurnya lebih pendek ternyata 4,4 kali lebih berisiko mengalami penyakit kardiovaskuler daripada mereka yang tidur lebih lama," tulis para peneliti dalam edisi terbaru jurnal Archives of Internal Medicine.

Masyarakat modern umumnya tidur lebih pendek. Padahal, cukup tidur amat penting untuk mencegah problem kesehatan seperti obesitas (kegemukan) dan diabetes. Cukup tidur juga mencegah beberapa faktor risiko penyakit kardiovaskuler, termasuk hipertensi malam hari.

"Tidur lebih pendek bisa memicu penyakit kardiovaskuler pada lansia penderita hipertensi, apalagi bila disertai peningkatan tekanan darah di malam hari," tulis tim yang diketuai Kazuo Eguchi itu. Mereka juga menganjurkan agar lansia dengan gejala tersebut dipantau lebih ketat.   

    0 Komentar

    Belum ada komentar